Oleh : Hermayana Yunita

Selembar kain, tapi ia menutupi, ia menjaga, diwajibkan bukan untuk mengekang, ia menyatakan bentuk taat kepada Allah dan bentuk rasa sayang kepada ayah, saudara laki laki, suami dan anak laki laki, jangan anggap selembar kain itu akan merusak dan menutupi indahnya rambut, jangan lihat sebelah mata kain itu, jangan ejek orang yang menggunakannya, jangan kucilkan orang yang menggunakannya, jangan jauhi, tapi dukung semangatnya dalam menggunakan kain itu, mereka menggunakannya karena mereka tau kewajiban, banyak yang mengaku muslimah tapi tak menaati, maka hargailah, semangatilah mereka yang sedang berusaha taat.

Sungguh itu tak lucu jika kalian mengucilkannya, mengejeknya, mencemooh, atau sejenisnya, selembar kain itu memang biasa saja, tapi itu sangat menjaga, sangat berarti.

Seseorang yang sedang berusaha taat bukan lebay tapi sekali lagi itu bentuk taat, bahkan ada yang mengatakan kejahatan seseorang bukan karena hanya niat tetapi juga karena kesempatan, kesempatan dengan mengumbar dan memamerkan agar seseorang berlaku kejahatan, jangan menyalahkan orang lain yang jahat tetapi instropeksi lah, mengapa mereka melakukan itu, apa yang salah sehingga banyak kejahatan yang mengganggu, banyak yang menggoda seperti tak pandai menghargai.

Seseorang yang telah menggunakan kain itu bukan berarti sudah baik, sudah menjadi ustadzah, Bukan yang sudah pandai dalam agama, tapi mereka menyatakan, aku muslimah dan ini kewajibanku, mereka manusia yang tak luput dari kesalahan, kekhilafan serta dosa, tetapi jangan tumpuk dosa itu dengan mengumbar aurat, Na’udzubillahimindzalik.

Banyak yang berfikir aku akan menggunakan kain itu setelah menikah, Astagfirullah tidakkah kita menyayangi ayah kita dengan tidak menggunakan kain itu selangkah pula kita mendorong ayah kita ke neraka.

Lalu apakah yakin bahwa umur kita akan sampai setelah menikah bagaimana jika niat kita setelah menikah namun Allah berkata lain dan waktu itu seketika terhenti.
Selembar kain itu adalah HIJAB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here