BeritaBisnis

UMKM Kalsel Bergairah Ikuti Expo Kemenkeu Satu

54
×

UMKM Kalsel Bergairah Ikuti Expo Kemenkeu Satu

Share this article
Perwakilan Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan (Kemenkeu Satu Kalsel) berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melaksanakan seremoni pembukaan sebagai rangkaian kegiatan sinergi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berjudul Expo UMKM Kemenkeu Satu Kalimantan Selatan.

Banjarmasin – Evi Yuliana pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin semangat menjual usahanya di Expo UMKM Kemenkeu Satu Kalimantan Selatan yang digelar di Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan Jalan Akhmad Yani Kilometer 2,5 Banjarmasin yang digelar, Selasa (20/6) sampai Kamis (22/6).

“Kami sangat semangat dan senang, bisa mengikuti kegiatan expo ini. Harapan kami, acara seperti ini semakin sering dilakukan,” katanya.

Hal senada dilontarkan, Iyah UMKM aneka makanan Banjar ini. Pelaku UMKM makin bergairah karena pemerintah memberi ruang untuk mengenalkan produknya. “Minimal enam bulan sekali, pelaku usaha kecil diberi ruang untuk ikut bazar,” harapnya.

Acara Expo UMKM Kemenkeu Satu Kalimantan Selatan ini dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dengan ditandai pemukulan gendang rebana didampingi Ketua DPRD Kalsel, Staf Ahli Menteri Keuangan RI Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Oza Olavia, Direktur
Perencanaan dan Pengelolaan Dana – Plt. Direktur Kemitraan BPDP KS Kabul Wijayanto, Bupati Tanah Laut HM Sukamta, serta Kepala Perwakilan Kemenkeu Kalsel Ferdinan Lengkong.

Usai membuka acara, Gubernur Paman Birin, panggilan akrab langsung mendatangi beberapa stand dan memborong beberapa kain Sasirangan.

Menurut Gubernur, adanya Expo UMKM ini untuk menggelorakan pergerakan UMKM atas kebijakan Presiden RI Jokowi melalui Kemenkeu untuk mengantisispasi akan terjadinya krisis global.

“Semoga krisis global tidak ada dan negara kita tambah berjaya dan kuat. Dengan UMKM tangguh dan negara ini akan tangguh,” ucapnya.

Paman Birin menambahkan, Pemprov Kalsel terus mendorong pertumbuhan sektor produksi pertanian dan
industri, sehingga bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja di sektor formal dan meningkatkan
akses UMKM terhadap kredit usaha yang diberikan oleh bank.

“Transformasi struktur ekonomi melalui hilirisasi industri dari bahan mentah atau setengah jadi ke bahan jadi dan pengembangan
sektor pertanian, pariwisata dan UMKM telah diintegrasikan ke setiap program dan kegiatan
pembangunan Kalsel,” tandasnya.

Pengembangan UMKM, lanjut dia, naik kelas dan modernisasi koperasi saat ini menjadi prioritas pembangunan Kalsel, diharapkan akan memberikan kontribusi UMKM yang cukup besar terhadap perekonomian Kalsel.

“Agar UMKM Kalsel mempunyai peluang untuk terus maju dan berkembang, tentunya membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat sehingga memberikan kesempatan yang luas untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta bisa melangkah lebih jauh lagi sebagai sektor yang meningkatkan daya saing bangsa di level perekonomian dunia,” katanya.

ang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *