Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H di Kapuas: Tausiyah dan Santunan untuk Anak Yatim serta Warga Tidak Mampu.
Kapuas, Pojokindonesia.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H / 2025 M, Pengurus dan Jamaah Majelis Pencinta Rasul (MPR) Al Wasillah Handel Malang, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, menggelar acara tausiyah dan santunan kepada anak yatim serta warga tidak mampu. Acara yang berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2025 di Desa Maluen Handel Malang Timur, Rt 01, Kecamatan Basarang, Km 2 Kuala Kapuas ini juga dihadiri oleh sejumlah ulama dan tokoh masyarakat.
Acara tausiyah tersebut menghadirkan dua penceramah ternama, yaitu Al Mukarram Al Habib Idrus Bin Abdullah Al Idrus, Ketua Rabbitah Allawiyah, dan Tuan Guru Kyai H Iskandar dari Martapura, Kalimantan Selatan. Dalam tausiyahnya, Tuan Guru Kyai H Iskandar mengangkat tema “Keutamaan Bulan Muharram bagi Para Nabi/Rasul dan Pengikutnya”, di mana beliau menyampaikan bahwa Bulan Muharram adalah waktu yang penuh keberkahan, di mana banyak nabi dan rasul yang menerima hidayah pada bulan ini.
“Bulan Muharram adalah momen yang tepat bagi kita untuk memperkuat amaliah dan ibadah agar mendapatkan safaat dan hidayah, sebagaimana para pendahulu kita yang telah syahid dalam agama,” ujarnya. KH Iskandar juga mengajak jamaah untuk mengenang Syahidnya Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad SAW, yang dimakamkan pada 10 Muharram.

Selain Habib Idrus dan KH Iskandar, acara ini juga dihadiri oleh Habib Ismail Al Balgaist (Mantan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2014-2019) selaku Ketua DPW PKB Provinsi Kalteng, serta beberapa anggota DPRD dari Partai PKB dan tokoh agama setempat.
Acara tersebut digelar pada Minggu, 6 Juli 2025, bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H. Acara dimulai dengan tausiyah dan dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada anak yatim dan warga tidak mampu.
Perayaan ini berlangsung di Desa Maluen Handel Malang Timur, Rt 01, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Acara ini bukan hanya untuk memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap anak yatim dan warga kurang mampu di sekitar majelis. Selain itu, santunan berupa bubur Asyura juga dibagikan kepada 142 anak yatim yang hadir, sebagai bentuk berbagi kebahagiaan pada momen Lebaran Yatim. Habib Ismail Al Balgaist, selaku ketua panitia, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk menghormati datangnya Tahun Baru Islam dan memberikan manfaat langsung kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Acara ini terlaksana dengan dukungan penuh dari para ulama, habaib, dan anggota DPRD PKB yang mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai syiar Islam yang positif. H Baihaqi, Ketua Fraksi PKB DPRD Kapuas, juga menyampaikan apresiasinya, berharap agar kegiatan seperti ini bisa dijadikan contoh oleh seluruh organisasi Islam di Kapuas untuk melaksanakan kegiatan keagamaan demi kebaikan bersama.
(uhkps)












