Kapuas, pojokindonesia.com – Kepala Bulog Kapuas Akhmad Ronni Anwar setelah turut serta dalam peninjauan Pasar Blok R Kuala Kapuas bersama Wakil Bupati dan Sekda Kapuas dalam rangka Singkronisasi data Inflasi lapangan dengan pihak terkait pada Selasa, 21/04/2026.
Akhmad Ronni Anwar menyampaikan untuk saat ini yang mengalami Infalasi adalah adalah beras lokal jenis SIAM,karena beras ini panennya hanya satu kali setahun dan masa panennya biasa di bulan juli. untuk beras jenis pulen (pangkuh) saat ini masih stabil dengan harga Rp 13.000 sampai Rp 13.500/ kilogram artinya masih dibawah HET yang ditetapkan oleh Pemerintah Rp14.000/kilogramnya, adapun program Bulog sendiri saat ini untuk mengendalikan harga beras dan minyak goreng, Bulog telah meluncurkan Program Stabilitasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) khususnya beras dan minyak goreng.
Sedangkan beras sendiri telah tembus di Bulog sendiri Rp 11.300/kilogram dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 13.100 /kilogram sedangkan Program minyak goreng yaitu “MINYAK KITA”
yang disubsidi pemerintah harganya Rp 14.500/liter, untuk Mitra Bulog wajib menjual dengan harga Rp 15.700.untuk pasokan saat ini sangat mencukupi dan beras saat ini stok di gudang
Sebanyak 4400 ton sudah termasuk beras komersial dan untuk minyak goreng sendiri punya cadangan sebanyak 80 Ribu liter,” sebut Akhmad Ronni.
Selanjutnya Akhmad Ronni menyampaikan untuk Gula Pasir stok yang ada sebanyak 40 ton jenis gula pasir Premium,dihimbau kepada masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi kekurangan pasokan karena Bulog Kapuas memiliki stok yang cukup untuk pasokan konsumsi masyarakat Kapuas khususnya,”tutup Kabulog Kapuas.
Konsumsi beras lokal dan beras yang disediakan Bulog di Kabupaten Kapuas cenderung pada beras lokal,namun Bulog sendiri telah menyediakan stok beras yang teksturnya menyerupai beras lokal yaitu beras tailan dan Myanmar, untuk mitra Bulog bisa mendapatkan melalui Kantor Bulog.uhkps












