Banjarmasin, pojokindonesia. com – Melonjaknya harga kantong plastik di pasaran belakangan ini, turut menyita atensi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR. Menanggapi fenomena tersebut, alih-alih melihat kenaikan harga plastik sebagai kendala ekonomi semata, justru menurutnya momentum ini harus dipandang sebagai titik balik bagi perilaku masyarakat agar tidak lagi cenderung ketergantungan terhadap plastik sekali pakai, namun mulai beralih menggunakan bakul purun atau wadah kantong ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
“Tentu kita sangat berharap seluruh lapisan masyarakat kita, itu tidak lagi menggunakan yang namanya kantongan plastik sekali pakai. Kepada para pelaku usaha dan pedagang ulun himbau demikian agar kiranya tidak lagi menyediakan kantong kresek dalam bertransaksi,” ujarnya saat ditemui, (23/4).
Masih kata Yamin, pemerintah kota saat ini juga tengah menggodok Perwali yang baru terkait larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai dan berharap sosialisasi hingga pengawasan terhadap implementasi nantinya bisa digencarkan.
Lebih lanjut, ia sangat menyarankan agar seluruh lapisan masyarakat bisa segera beralih menggunakan bakul maupun tas belanja daur ulang, terlebih saat berbelanja ke pasar karena dinilai lebih tahan lama dan ekonomis.
“Kita memiliki Perwali terkait larangan penggunaan kantong plastik. Tentunya, kita sangat berharap pedagang tidak lagi menyediakan kantongan plastik sekali pakai, pembeli pub membawa kantong ramah lingkungan sendiri, seperti bakul,” ungkapnya.
“Untuk itu kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama mulai beralih menggunakan bakul atau wadah ramah lingkungan untuk menekan pengurangan penggunaan sampah plastik,” timpal Yamin. (umay/kha)












