Kapuas, pojokindonesia.com – Rapat Koordinasi Program Cetak Sawah digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (18/05/2026). Kegiatan dipimpin Bupati Kapuas H. M Wiyatno, S.P, dan dihadiri Sekda DR. Usis I Sangkai, S.Hut., M.Di, Kadis PUPR H. Hargatin, S.T., M.T, Kadis Pertanian Edy Dese, S.P., M.Ikom, serta perwakilan dinas terkait, aparat desa dan pemangku kepentingan lainnya.
Bupati menekankan pelaksanaan program harus berjalan lancar, teratur dan sesuai prosedur guna capai target tepat waktu dan berikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia menjelaskan program ini bernilai luar biasa karena kini pengelolaannya dipegang langsung pemerintah, sehingga ketelitian administrasi dan keuangan menjadi kunci untuk menghindari kesalahan dan hambatan.
Untuk kelancaran transaksi, pemerintah telah berkoordinasi dengan Bank Mandiri sehingga pelayanan beroperasi tidak hanya pada hari kerja, melainkan juga hari libur dan di luar jam kerja. Hal ini memungkinkan masa 90 hari kerja yang ditetapkan Kementerian dapat dimanfaatkan secara optimal. Kendala kenaikan Besaran Pengeluaran Pembiayaan (BPP) nasional akan segera diselesaikan oleh tim teknis dari Dinas Pertanian dan dinas terkait.

Dari pengalaman sebelumnya yang realisasinya belum maksimal, tahun ini target difokuskan di empat kecamatan untuk mengubah lahan semak belukar menjadi lahan pertanian produktif. Keberhasilan diukur dari hasil panen, mengingat padi tumbuh sangat cepat dalam 2-3 minggu setelah dicetak, sehingga pengawasan dan tindak lanjut diperlukan agar lahan tidak rusak atau berubah fungsi kembali.
Pemerintah menginginkan lahan dikelola secara berkelanjutan oleh pemiliknya, bukan hanya dicetak lalu ditinggalkan. Bantuan pemerintah berupa pembukaan lahan, sedangkan pengelolaan, perawatan hingga panen menjadi tanggung jawab pemilik dengan bimbingan dinas dan aparat desa.
Dibentuk tim pendukung untuk menyesuaikan kondisi lapangan, dan hadir pula perwakilan PBDG untuk memberikan saran teknis. Tantangan utama terletak pada koordinasi dan komunikasi yang baik antar semua pihak. Selama tiga bulan ke depan, seluruh upaya difokuskan pada program ini tanpa mengganggu kegiatan lain, dengan jaminan ketersediaan anggaran dan fasilitas.
“Dengan kerjasama baik, komunikasi lancar dan komitmen bersama, saya yakin target pembukaan lahan cetak sawah dapat tercapai dalam 90 hari kerja ini dan membawa dampak positif serta kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas,” tutup Bupati.uhkps












