Kapuas, pojokindonesia.com – Usai mengikuti pemantauan harga dan ketersediaan sembako pasca Idul Adha 1447 H di Pasar Blok R, Kepala Perum Bulog Cabang Kapuas Ahmad Ronni menyatakan bahwa kenaikan nilai tukar dolar dan harga bahan bakar minyak (BBM) belum memberikan dampak berarti terhadap harga komoditas pangan di wilayah tersebut.
Menurutnya, sekitar 90 persen kebutuhan pangan yang beredar di Kuala Kapuas berasal dari produksi lokal, sedangkan porsi komoditas impor hanya sekitar 10 persen. Hal inilah yang membuat pengaruh gejolak kurs dolar terhadap harga kebutuhan pokok relatif kecil.
“Sebagian besar barang yang beredar adalah hasil produksi lokal. Porsi impornya sangat sedikit, sehingga kenaikan nilai tukar dolar belum terlalu terasa dampaknya bagi harga pangan di sini,” ujarnya.
Terkait minyak goreng, Ahmad Ronni memastikan pasokan tetap berjalan lancar. Setiap minggu Bulog Kapuas menerima kuota sekitar 300 karton atau setara 25.200 liter, yang kemudian didistribusikan ke toko-toko mitra terdaftar melalui aplikasi Dinas Perdagangan.
Minyak goreng merek Minyak KITA dipasarkan Bulog dengan harga Rp14.500 per liter. Sementara itu, mitra penjual wajib menjualnya kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Ia menegaskan bahwa harga minyak goreng merek lain sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar dan bukan menjadi tanggung jawab Bulog.
Untuk komoditas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog tetap memasarkannya dengan harga Rp12.300 per kilogram di gudang sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah antisipasi jika terjadi kenaikan harga, Bulog siap berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan instansi terkait untuk menggelar operasi pasar maupun Gerakan Pangan Murah.
“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.
Ahmad Ronni juga menambahkan bahwa sejak dua tahun terakhir Bulog tidak lagi menangani penjualan daging. Oleh karena itu, saat ini pihaknya hanya fokus mendistribusikan komoditas pangan yang menjadi tugas dan kewenangannya,” tutupnya. uhkps












