Tanah Bumbu, pojokindonesia.com – Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang remaja yang diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (12/7) malam.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 22.12 WITA dari Bapak Arif Maulana (PJKR). Korban diketahui bernama AR (15), warga Desa Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Seorang saksi melihat korban diduga disambar seekor buaya saat berada di sekitar sungai di Desa Karang Bintang. Setelah kejadian tersebut, korban tidak terlihat lagi sehingga masyarakat segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Unit Siaga SAR Batulicin untuk mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 22.30 WITA, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim dari Unit Siaga SAR Batulicin yang terdiri dari tujuh personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju lokasi kejadian. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 23.10 WITA untuk segera melaksanakan asesmen dan operasi pencarian.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur gabungan, yaitu Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat. Tim didukung dengan Rubber Boat, peralatan komunikasi, peralatan water rescue, dan peralatan pendukung lainnya untuk menunjang proses pencarian.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat lokasi kejadian berada di habitat satwa liar.
> Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Metode pencarian akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta mempertimbangkan faktor keselamatan seluruh personel yang bertugas, mengingat dugaan keterlibatan satwa buas di lokasi kejadian,”
ujar I Putu Sudayana.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini korban masih dalam pencarian dan koordinasi terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat.
> Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi tanpa pendampingan petugas, karena area tersebut berpotensi membahayakan. Apabila beraktivitas di sekitar sungai yang merupakan habitat buaya, masyarakat diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi imbauan keselamatan,”
tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan operasi pencarian secara maksimal dengan berkoordinasi bersama seluruh unsur yang terlibat hingga perkembangan lebih lanjut.
Rel












