AgamaBeritaDaerah

Bedah Buku “Ngaji Sugih”: Menyelami Makna Ilmu, Rezeki, dan Kehidupan yang Berkah

×

Bedah Buku “Ngaji Sugih”: Menyelami Makna Ilmu, Rezeki, dan Kehidupan yang Berkah

Share this article
Bedah Buku “Ngaji Sugih”: Menyelami Makna Ilmu, Rezeki, dan Kehidupan yang Berkah

Banjarmasin,pojokindonesia.com – Memaknai ilmu tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan, menjadi semangat dalam kegiatan Bedah Buku “Ngaji Sugih” yang diselenggarakan di Wisma Hijau Intira, Banjarmasin.

Kegiatan ini menghadirkan penulis buku Ngaji Sugih, Ibu Soraya, SH, MH, CHt, MNLP, MPI, sebagai narasumber utama. Mengusung semangat “Ngaji Sugih, Hidup Berkah, Masa Depan Lebih Cerah”, kegiatan ini menjadi ruang untuk menggali perspektif baru mengenai ilmu, kehidupan, rezeki, serta bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Buku Ngaji Sugih mengajak pembaca untuk melihat kekayaan tidak semata-mata dari sisi materi, tetapi juga dari bagaimana seseorang membangun pola pikir, memperluas wawasan, dan menjalani kehidupan dengan nilai-nilai yang bermakna. Melalui kegiatan bedah buku ini, peserta diajak untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami dan merefleksikan pesan yang terkandung di dalamnya.

Sejalan dengan semangat tersebut, kegiatan ini menghadirkan tiga fokus utama, yaitu insight bermakna, silaturahmi dan inspirasi, serta langkah nyata menuju kehidupan yang lebih baik. Ketiganya menjadi bagian penting dalam membangun pribadi yang terus bertumbuh, baik secara intelektual maupun dalam kehidupan sosial.

Selain sesi bedah buku, kegiatan juga semakin semarak dengan penampilan MUPANTARA (Musik Panting Nusantara) yang membawakan musik bernuansa khas Kalimantan Selatan. Kehadiran musik tradisional tersebut memberikan sentuhan budaya lokal sekaligus menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Berlokasi di Wisma Hijau Intira, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan inspirasi di tengah masyarakat.

Melalui Bedah Buku Ngaji Sugih, diharapkan peserta dapat membawa pulang lebih dari sekadar pemahaman terhadap sebuah buku, tetapi juga mendapatkan refleksi dan inspirasi untuk mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan nyata.

“Ilmu adalah cahaya yang tak pernah padam, jika diamalkan dengan hati, ia akan menuntun pada kebahagiaan dunia dan akhirat.”

Semangat tersebut menjadi pesan utama kegiatan: belajar untuk bertumbuh, mengamalkan ilmu untuk kebermanfaatan, dan membangun kehidupan yang lebih berkah.

 

Editor : Indra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *