“Berzikir dan Berdoalah dalam Segala Kondisi”
Banjarmasin, pojokindonesia.com–
Habib Ali Khaidar bin Hasan Alkaff mengajak kaum muslimin umumnya dan jamaah majelis ta’lim Nurul Ikhlas khususnya, senantiasa berzikir untuk mengingat Allah dan berdoa agar mendapatkan ampunan-Nya dalam setiap kondisi dan kesempatan.
Ajakan itu dia sampaikan pada Pengajian Rutin kitab Nasihat Agama dan Anjuran Iman (an-Nashihud Diniyyah wal Washoya al Imaniyyah) Ahad pagi (14/9/2026),
Menurut Habib Ali, berzikirlah di kala senang dan susah, dengan lisan dan hati, hingga lisan terbiasa dan akan terasa nyaman pada setiap kali berzikir. Bahkan pada saatnya, zikir itu akan terucap begitu saja, refleks.
“Jika zikir sudah menjadi rutinitas, maka berzikir akan terasa ringan dan mudah,” tambahnya.
Habib ingatkan, berzikirlah dengan tawadlu dan khusyu’ serta dalam keadaan suci. “Berzikir itu ada adab atau etikanya, karena yang kita hadapi Allah swt, dan sedapat mungkin menghadap kiblat,” ujar Habib Ali
Dia jelaskan, bahwa dengan berzikir itu sebenarnya seseorang itu berinteraksi dengan Tuhannya, Allah swt. Jangan sampai putus hubungan dengan-Nya.
“Jika tak bisa fullday, setidaknya menyediakan waktu-waktu khusus untuk berzikir yang ada hitungan-hitungannya banyak, semisal membaca doa Nabi Musa, ‘Rabbis rahli shadri wayassirli amri’ seratus kali dalam sehari sebagaimana Rasulullah saw amalkan dan ajarkan kepada para sahabat beliau. Insyaa itu akan memudahkan urusan, rezeki, dan segala hajat,” pungkas Habib Ali. (kha)












