Kuala Kapuas, pojokindonesia.com – Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla Kabupaten Kapuas merilis laporan harian per Kamis, 24 September 2026. Sepanjang 1 Januari hingga 24 September 2026, tercatat 27.580 titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kapuas, dengan luas lahan terbakar mencapai 2.729 hektare.
Hingga hari ini, sepanjang bulan September saja tercatat 12.196 titik panas, menunjukkan tekanan kebakaran yang tetap tinggi di tengah musim kemarau. Pada 24 September sendiri tercatat 314 titik panas, dengan sebaran terbanyak di Kecamatan Mantangai (87 titik), Timpah (89 titik), dan Kapuas Tengah (84 titik).
15 Lokasi Kebakaran Dipadamkan dalam Dua Hari Terakhir
Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, TNI, Polri, Brimob, Dinas Damkar, Manggala Agni, serta relawan terus bergerak melakukan pemadaman darat di puluhan titik kebakaran:
Rabu, 23 September 2026
– Desa Anjir Mambulau Tengah, Kapuas Timur — ±1 hektare, sumber air sulit, api belum padam
– Handel Sederhana, Anjir Serapat Barat, Kapuas Timur — ±1,5 hektare, sumber air jauh, api belum padam
– Desa Pulau Keladan, Mantangai — ±2 hektare, api belum padam
– Desa Anjir Mambulau Tengah Km.5,5, Kapuas Timur — ±3 hektare, api padam berasap
– Handel Usang, Selat Utara — ±3 hektare, sumber air sulit, api belum padam
Kamis, 24 September 2026
– Handel Sederhana, Anjir Serapat Barat, Kapuas Timur — ±1,5 hektare, api padam
– Jalan Hampatung, Selat Utara — ±2 hektare, sumber air jauh, api belum padam
– Desa Muara Dadahup, Kapuas Murung — ±2 hektare, akses sulit & sumber air terbatas, api padam
– Desa Marapit, Kapuas Tengah — ±1 hektare, api padam
– Desa Dadahup, Depan Polsubsektor — ±2 hektare, sumber air sulit, api padam
– Desa Sei Gawing, Mantangai — ±3 hektare, sumber air sulit, api padam berasap
– Desa Pulau Kaladan, Sei Baru, Mantangai — ±4 hektare, api padam berasap
– Anjir Mambulau Barat, Kapuas Timur — ±0,5 hektare, api padam
– Handel Sungkup, Mandomai, Kapuas Barat — ±0,25 hektare, sumber air terbatas, api padam
– Desa Batu Nindan, Basarang — ±8 hektare, hanya dapat dipadamkan ±6 hektare, akses sulit, api belum terkendali
– Desa Katimpun, Mantangai — ±100 hektare, hanya dapat dipadamkan ±0,5 hektare, akses lewat sungai & banyak pohon tumbang, api belum terkendali
Kendala Utama di Lapangan
Pemadaman di sejumlah titik masih menghadapi kendala berat:
– Sumber air jauh/sulit didapat di hampir seluruh lokasi
– Akses terbatas — hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau perahu
– Titik api tersebar luas di beberapa lokasi sekaligus sehingga cepat membesar
– Kondisi asap tebal menghambat visibilitas dan pergerakan tim
– Luas kebakaran di Desa Katimpun mencapai 100 hektare menjadi prioritas penanganan terbesar saat ini
Posko induk dan posko lapangan di seluruh kecamatan tetap beroperasi dengan sistem piket dua shift, serta melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan ke masyarakat. Masyarakat diminta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran melalui Call Center:- 0812-5563-5310- 0897-8391-386
uhkps












