*Uji Coba Bus Khusus Wanita, Bus Listrik, dan Modernisasi Halte
Banjarmasin, pojokindonesia.com –
Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan menyiapkan perluasan layanan transportasi darat terintegrasi ke kawasan Banua Anam dan Saijaan Bersujud.
Kepala Dishub Kalsel, M Fitri Hernadi AP MSi mengumumkan rencana ini usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (24/9/2026). Ia menegaskan bahwa integrasi layanan bertujuan menciptakan mobilitas antarwilayah yang lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan.
Fitri menyatakan bahwa pemerataan pelayanan publik tidak boleh hanya berfokus pada trayek metropolitan Banjarbakula. Oleh karena itu, pihaknya telah menyusun tahapan perencanaan untuk angkutan aglomerasi perkotaan di cluster lanjutan. Implementasi layanan di Banua Anam dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 2028, sementara kawasan Saijaan- Bersujud menyusul pada 2029-2030.
Untuk Banua Anam, Dishub merancang dua pilihan armada rute utama dan cabang, meliputi lintasan Pantai Hambawang-Tanjung, Pantai Hambawang-Rantau, hingga Rantau-Kandangan-Pantai Hambawang-Tanjung. Sementara itu, cluster Saijaan-Bersujud akan terbagi dalam Koridor 1 dan Koridor 2.
Dishub juga akan memperluas rute Nusa Indah-Batibati (Tanah Laut) menuju Antasan Senor-Martapura (Banjar) dengan mengoperasikan 10-12 unit mikrobus.
Sebagai inovasi peningkatan kenyamanan, Dishub akan menguji coba tiga unit bus khusus wanita pada jaringan Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula Koridor IA/IB dan Koridor IV. Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman dan menyenangkan bagi penumpang perempuan.
Selain itu, Dishub telah mengoperasikan tiga unit bus listrik pada rute Banjarmasin-Banjarbaru pulang-pergi. Layanan ini khusus mendukung mobilitas aparatur sipil negara agar pelayanan publik berjalan lebih optimal. Fitri juga berkomitmen memodernisasi halte-halte existing untuk menunjang standar kenyamanan transportasi kota.
Halte modern dan layanan nyaman akan mendorong kemajuan kota,” pungkas Fitri. (kha)












