AgamaBerita

Habib Ali Khaidar Alkaf Ingatkan untuk Selalu Berzikir Kapan dan di Manapun

×

Habib Ali Khaidar Alkaf Ingatkan untuk Selalu Berzikir Kapan dan di Manapun

Share this article
Habib Ali Khaidar Alkaf Ingatkan untuk Selalu Berzikir Kapan dan di Manapun

Habib Ali Khaidar Alkaf Ingatkan untuk Selalu Berzikir Kapan dan di Manapun

Banjarmasin, pojokindonesia.com

Ulama besar Kalsel, Habib Ali Khaidar Alkaf mengingatkan jamaah masjid khususnya dan kaum muslimin umumnya, untuk selalu berzikir atau mengingat Allah, kapan dan di manapun.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi narasumber pada pengajian rutin pada Majelis Ta’lim dan Zikir, Ahad pagi (18/10/2026) di Masjid Nurul Ikhlas Banjarmasin.

Habib Ali lantas mengutip tulisan Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad yang menganjurkan kaum muslimin, hendaknya senantiasa mengingat Allah dengan cara berzikir, kapan dan di manapun dengan beradab dan beretika.

“Tak perduli sedang berjalan, berdiri, duduk, maupun berbaring, berzikirlah untuk selalu mengingat Allah atau supaya selalu terhubung pada-Nya,” katanya.

Dia kemudian mengutip ayat al-Qur’an,
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Fadzkurūnī adzkurkum wasykurū lī wa lā takfurūn.
Terjemahan Kemenag, “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”

Ada pula ayat Al-Qur’an yang menyebutkan perintah atau sifat berzikir dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring, yaitu: Surat Ali ‘Imran Ayat 191
اَلَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلَى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, peliharalah kami dari siksa neraka.”

Habib Ali yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel itu, mengingatkan akan bahayanya orang yang kerap lupa atau sering lalai berzikir, di antaranya akan mendapatkan banyak masalah atau cobaan hidup, selain juga akan mudah bagi setan menggoda dan menyesatkannya bahkan orang tersebut bisa menjadi teman setan dan setanlah yang mengendalikan dirinya. “Lawanlah godaan, rayuan, dan ajakan setan itu dengan selalu berzikir,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Habib Ali, mereka yang sering lalai atau kerap lupa berzikir, kelak di akhirat akan sangat bersedih.

Habib Ali katakan, selain pesan-pesan ini untuk jamaah, hendaknya jamaah pun meneruskan kepada anak-anaknya, keluarga, dan handai tolannya, agar mereka juga senantiasa berzikir.

“Ajarkan atau ingatkan kembali anak-anak kita zikir dari mau tidur, zikir bangun tidur, masuk/keluar WC, bercermin, makan/minum, berpakaian, keluar/masuk rumah, zikir memasuki pasar/tempat perbelanjaan, memulai bekerja, menuju dan masuk/keluar masjid, dan zikir-zikir setelah solat, serta zikir-zikir lainnya yang pernah Rasulullah saw ajarkan,” anjurnya. (mun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *