KUALA KAPUAS, pojokindonesia.com — Sehubungan dengan masih tingginya potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas, Pemerintah Kabupaten Kaouas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas terus memperkuat upaya pemantauan dan pengendalian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah masyarakat.
Di tengah situasi tersebut, Dinas Kesehatan juga menghadirkan portal informasi khusus untuk memantau perkembangan kasus ISPA serta kualitas udara di wilayah Kabupaten Kapuas. Portal ini dapat diakses melalui laman: dinkes.kapuaskab.go.id/web/pemantauan-ispa-karhutla/, yang menyajikan data terkini jumlah kasus ISPA dan informasi kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara berkala, sehingga masyarakat dapat memantaunya dengan mudah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Agus Waluyo, MM, menyatakan bahwa kehadiran portal ini sangat penting di tengah situasi kabut asap yang masih berlangsung. “Portal ini dihadirkan agar dapat menjadi bahan evaluasi bersama, sekaligus mendorong peningkatan upaya pencegahan serta pelayanan kesehatan yang lebih cepat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pemantauan kasus ISPA dilakukan secara rutin melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan, yang dipantau dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di 17 kecamatan se-Kabupaten Kapuas. Hingga akhir September 2026, tercatat lebih dari 2.465 kasus ISPA telah ditangani, dengan Kecamatan Selat menjadi wilayah kasus tertinggi, diikuti Kecamatan Mantangai dan Kecamatan Kapuas Hilir.
Selain pemantauan, Dinas Kesehatan juga telah mendirikan Rumah Oksigen di Jalan Keruing, Kuala Kapuas, sebagai layanan darurat pertolongan pertama bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.”Tambah dr Agus.
Pemantauan kesehatan ini dilaksanakan secara berjenjang melibatkan jajaran Puskesmas dan Pos Kesehatan di seluruh kecamatan, guna memantau perkembangan jumlah kasus, menyebarluaskan informasi kesehatan, serta memastikan ketersediaan layanan dan obat yang memadai bagi warga yang membutuhkan.
Imbauan Penting Kepada Masyarakat:
– Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan
-Kurangi aktivitas di luar rumah saat kabut asap pekat
-Perbanyak minum air bersih dan konsumsi makanan bergizi
-Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami batuk, pilek, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya
Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama. Dengan kewaspadaan dan kepatuhan bersama, dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalisir. Mari kita jaga kesehatan diri dan keluarga di tengah situasi ini. uhkps












