Lewat Forum Publik, Pemko Banjarmasin Buka Ruang Masukan
Banjarmasin, pojokindonesia.com. —
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bappeda Litbang menggelar Forum Konsultasi Publik di Hotel Rattan Inn, Rabu (28/10/2026). Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Forum ini menjadi wadah langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dan mengevaluasi standar pelayanan publik, guna mendorong peningkatan layanan yang lebih mudah diakses, transparan, dan responsif.
Dalam sambutannya, Hj Ananda menegaskan peran penting masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan standar pelayanan publik Pemko Banjarmasin.
“Forum konsultasi publik ini kita selenggarakan untuk memastikan standar pelayanan publik berjalan dengan baik. Kita butuh masukan langsung dari masyarakat,” ujarnya.
Pemko Banjarmasin juga membuka kanal pengaduan LAPOR YA — singkatan dari LAPOR Yamin-Ananda — sebagai sarana masyarakat menyampaikan laporan, keluhan, maupun saran terkait pelayanan pemerintah.
“Melalui LAPOR YA, kita ingin memastikan bukan hanya layanan di Bappeda Litbang, tetapi seluruh layanan di Kota Banjarmasin berjalan maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menjelaskan bahwa forum ini secara khusus bertujuan menghimpun masukan terkait standar pelayanan di lingkungan instansinya, termasuk mekanisme penyampaian usulan kegiatan dan kemudahan akses informasi perencanaan pembangunan kota.
“Kami butuh masukan masyarakat, misalnya bagaimana proses pengusulan kegiatan berjalan dan seberapa mudah informasi perencanaan pembangunan kota dapat diakses warga,” jelas Suri.
Pihaknya terus berupaya mempermudah akses informasi layanan, termasuk bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas, melalui berbagai saluran komunikasi seperti WhatsApp dan media sosial. Kemudahan akses bagi penyandang disabilitas juga menjadi prioritas, khususnya di sektor pembangunan infrastruktur.
“Kami mendorong seluruh SKPD, terutama yang menangani infrastruktur, agar memfasilitasi kemudahan akses bagi penyandang disabilitas dalam setiap kegiatannya,” pungkas Suri.
Pemko Banjarmasin berharap forum ini membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, berkualitas, dan menjawab kebutuhan seluruh warga. (mcb/kha)












