Berita

“Cornelius Willem” Putera Terbaik Kapuas Resmi Jadi Pahlawan Pejuang Kemerdekaan RI

×

“Cornelius Willem” Putera Terbaik Kapuas Resmi Jadi Pahlawan Pejuang Kemerdekaan RI

Share this article
“Cornelius Willem” Putera Terbaik Kapuas Resmi Jadi Pahlawan Pejuang Kemerdekaan RI

Kapuas, pojokindonesia.com — Prosesi pemindahan dan pelepasan jasad Pahlawan Kemerdekaan Letnan Muda Udara Dua Cornelius Willem dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Barimba, Kapuas Hilir, resmi dilaksanakan. Jasad almarhum akan dimakamkan kembali di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Kota Palangka Raya, Minggu (9/11/2025).

Sebelumnya, proses pembongkaran makam dilakukan pada Sabtu (8/11/2025) oleh keluarga almarhum, disaksikan putri kandung beliau. Pemindahan ini dilakukan sebagai penghormatan atas jasa besar almarhum dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara penyerahan jasad dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, Sekda, Dandim 1011/KLK, Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, unsur Forkopimda, Ketua LVRI, Kepala Dinas Sosial, camat, lurah, tokoh adat, serta undangan lainnya.

Putri almarhum, Dra. Afriyani Yustina, M.Si., mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas perhatian pemerintah terhadap perjuangan ayahnya setelah puluhan tahun.

“Kami tidak pernah terpikir bahwa Ayahanda akan diberi penghargaan sebagai pahlawan. Setelah 36 tahun, perhatian ini membuat kami terharu. Seperti pesan beliau, kewajiban itu yang utama; hak akan menyusul. Ibarat berlian, meski terpendam tetap akan bersinar,” ungkap Afriyani.

Ia menceritakan awal proses ketika melihat video informasi terkait ayahnya, hingga akhirnya berkoordinasi dengan Lanud Iskandar dan pemerintah.

“Kami sekeluarga sangat setuju makam Ayahanda dipindah ke TMP Sanaman Lampang. Terima kasih kepada pemerintah dan mohon doa agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” ucapnya.

Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han., dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat pengabdian almarhum.

Ia menjelaskan bahwa Cornelius Willem merupakan bagian dari pasukan penerjun pertama Angkatan Udara pada tahun 1947 di Kumai (Kobar), menyusul Agresi Militer Belanda II.

“Beliau menjadi bagian dari sejarah penerjunan pertama pasukan payung Indonesia. Dalam tugas tersebut almarhum tertangkap pasukan Belanda dan diasingkan ke Nusa Kambangan sekitar dua tahun,” jelasnya.

Beliau juga menegaskan bahwa perjuangan Cornelius Willem menjadi inspirasi semangat TNI AU dalam menjaga kedaulatan bangsa. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *