Kapuas, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kesehatan menggelar Aksi Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas (Kardiovakuler,Kanker, Jantung, Stroke) dalam rangka Pembinaan Kesehatan Bagi Calon jemaah haji 2026 Kabupaten Kapuas,kegiatan dilaksnakan di Kawasan GOR Panunjung Tarung Kapuas Sabtu,06/12/2025.
Plt Kapala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr H Haspiani Ambeg Memimpin lansgung kegiatan tersebut didampingi para pejabat utama Dinas Kesehatan.
Dalam keteranganya dr H Haspiani mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam pembinaan secara langsung terhadap calon jeamaah haji yang mendapat giliiran diberangkatkan pada 2026,total calon jemaah haji Kabupaten Kapuas yang akan diberangkatkan berjumlah 322 orang sedangkan yang mengikuti kegiatan ini tercatat berjumlah 194 orang karena dibeberapa wilayah kecamatan sudah melaksanakan kegitan serupa terutama yang jauh dari kabupaten,”ucap Kadis.
Selanjutnya dr H Haspiani menyapaikan,tujuan pelaksanaan kegiatan ini merupakan keharusan bagi Dinas Kesehatan setempat sebagai liding sektor utama untuk menjamin kondisi kesehatan para calon jemaah sesuai syarat dan ketentuan berlaku bagi mereka.” tutur Plt Kadis.
Selanjutnya para calon jemaah yang mengikuti kegiatan diarahkan melakukan olah raga kecil yaitu jalan kaki dalam rangka latihan fisik agar dapat memenuhi rukun ibadah haji nantinya,kami sebagai liding sektor sebagai pendamping para calon jemaah sejak awal memberikan tip kesehatan agar ibadah haji mereka dapat berjalan lancar sesuai rukun haji,untuk seluruh calon jemaah yang telah dinyatakan sehat kita berangkatkan ke embarkasi dan masuk ke asrama haji.
Disana nantinya akan dicek kembali kondisi calon jemaah,jika ditemukan calon jemaah yang terganggu kesehatan maka akan tidak diberangkatkan dan inintentunya merugikan calon jemaah dan kami selaku liding sektor juga akan ditegur pihak terkait,” tutup dr H Haspiani.
Fisik calon jemaah haji kali ini sangat menentukan bisa atau tidaknya diberangkatkan,dimulai dari asal daerah sampai di Jeddah (Arab Saudi) pun masih dilakukan pemeriksaan yang sama,jika calin Jemaah ditemukan gangguan kesehatannya walaupun sudah berada di Jeddah (Arab Saudi) tetap akan dipulangkan.(uhkps)












