KUALA KAPUAS, pojokindonesia.com — Proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas mendapat perhatian positif dari DPRD. Anggota DPRD Kapuas, Abdullah, menilai seleksi terbuka yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kapuas menjadi momentum penting dalam pembenahan kualitas birokrasi daerah.
Menurutnya, penerapan metode assessment center dalam seleksi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah untuk menempatkan pejabat berdasarkan kemampuan, bukan sekadar senioritas atau formalitas administrasi. Pola seleksi ini dinilai mampu memetakan kompetensi manajerial, kepemimpinan, hingga sensitivitas sosial kultural para peserta.
“Dengan mekanisme yang objektif dan terukur, hasil seleksi diharapkan melahirkan pejabat yang memang siap memimpin dan bekerja secara profesional,” ujar Abdullah.
Ia menjelaskan, rangkaian simulasi, studi kasus, serta instrumen psikometri yang digunakan dalam assessment center merupakan fondasi penting untuk menguji kecakapan strategis dan integritas calon pejabat. Melalui proses tersebut, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa posisi strategis diisi oleh figur yang memiliki visi, kapasitas, dan etika kerja yang kuat.
Abdullah menegaskan, DPRD Kapuas memandang seleksi terbuka JPT sebagai investasi jangka panjang dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur. Birokrasi yang diisi oleh pejabat kompeten diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
“Jika SDM-nya kuat, maka tata kelola pemerintahan akan berjalan lebih efektif, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. uhkps












