KAPUAS, pojokindonesia.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mendorong Kabupaten Kapuas menjadi gerbang ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas di Stadion Panunjung Tarung, Senin (30/3/2026).
Dalam amanatnya, Agustiar menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga peternakan. Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kapuas dan Kalimantan Tengah.
“Potensi yang kita miliki sangat besar, baik pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan. Ini harus dikelola secara optimal agar memiliki nilai tambah dan daya saing dalam mendukung swasembada nasional yang dicanangkan Presiden RI, H. Prabowo Subianto,” ujarnya.

Ia juga optimistis sektor pertanian, khususnya produksi beras, dapat menembus pasar luar daerah seperti Kalimantan Selatan. Dengan posisi geografis yang strategis, Kapuas dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi Kalimantan Tengah.
Upacara tersebut dihadiri Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, Wakil Bupati Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah provinsi, serta jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkup Pemkab Kapuas.
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti arahan gubernur, khususnya dalam penguatan sektor-sektor unggulan.
“Kami berkomitmen memaksimalkan seluruh potensi yang ada, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan, serta mendorong pembangunan hingga ke desa-desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran program pembangunan dan peningkatan infrastruktur bertajuk “Kapuas Bersinar” yang mengalokasikan anggaran Rp1 miliar per desa dan kelurahan.
“Program satu miliar per desa/kelurahan ini menjadi upaya nyata untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tambah Wiyatno.
Sebanyak 231 desa dan kelurahan di Kabupaten Kapuas menjadi sasaran program tersebut. Pemerintah daerah berharap program ini mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa dengan dukungan partisipasi seluruh elemen masyarakat. uhkps












