BANJARMASIN, pojokindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Peningkatan Capaian Imunisasi dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di Hotel Rattan Inn ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, organisasi mitra, serta seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Barito Kuala.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, Sugimin, menegaskan pentingnya imunisasi sebagai upaya perlindungan dasar bagi anak. Ia mengingatkan bahwa anak yang tidak diimunisasi lebih rentan terserang penyakit sekaligus berpotensi menjadi sumber penularan.
“Ketika anak tidak diimunisasi, mereka akan lebih mudah sakit dan bisa menularkan penyakit kepada anak lainnya,” ujarnya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala, Hj. Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan capaian imunisasi melalui berbagai kegiatan di daerah.
Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melengkapi imunisasi sepanjang usia, sesuai dengan tema global yang diusung.
“Lengkapi imunisasi sepanjang usia. Dengan imunisasi kita lindungi anak, lindungi keluarga, dan lindungi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam meningkatkan capaian imunisasi.
“Jika kita bekerja dengan cara yang sama, hasilnya akan tetap sama. Untuk mendapatkan hasil berbeda, kita harus melakukan pendekatan baru, termasuk berkolaborasi dengan TP PKK dan Dharma Wanita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan penghargaan kepada lima puskesmas dengan capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) terbaik, yakni:
- Puskesmas Tabunganen (95 persen)
- Puskesmas Berangas (83 persen)
- Puskesmas Tabukan (80 persen)
- Puskesmas Barambai (79 persen)
- Puskesmas Anjir Pasar (69 persen)
Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya imunisasi sebagai hak dasar anak untuk memperoleh perlindungan dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), seperti campak, polio, difteri, dan penyakit lainnya.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap capaian imunisasi dapat terus meningkat guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi secara berkelanjutan.
Editor: Ahim












