Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, serta aparatur sipil negara (ASN).
Dalam kesempatan itu, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut, ditegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Menurut Bahrul, tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga memiliki relevansi dalam mewujudkan perdamaian dunia.
“Hari ini adalah momen untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” kata Bahrul saat membacakan amanat Kepala BPIP.
Dalam amanat tersebut, BPIP juga mengingatkan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam setiap kebijakan publik. Pemerintah pusat maupun daerah diminta memastikan setiap program dan kebijakan berorientasi pada keadilan sosial, perlindungan hak-hak masyarakat, serta pemerataan pembangunan.
Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan tidak sekadar simbol atau dokumen sejarah.
“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan masyarakat, menjamin hak-hak warga, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi pembangunan nasional.












