MARABAHAN, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kodim 1005/Barito Kuala resmi memulai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026. Pembukaan program ditandai dengan upacara dan pencanangan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Komandan Kodim (Dandim) 1005/Barito Kuala Letkol Inf. Anton, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutannya, Bupati H. Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah pedesaan.
“Ini merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami karena TNI hadir bersama pemerintah daerah untuk membantu dan mendukung pembangunan di Kabupaten Barito Kuala,” ujar Bahrul Ilmi.
Ia menegaskan, atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan seluruh masyarakat, pihaknya menyampaikan terima kasih atas dedikasi TNI yang tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga terlibat langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan desa.
Sementara itu, Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf. Anton, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-129 tahun ini dipusatkan di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Program ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala serta partisipasi aktif masyarakat di lokasi sasaran,” katanya.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama satu bulan, berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik akan dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Untuk sasaran fisik, TMMD meliputi pengerasan jalan desa, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pembuatan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, antara lain mengenai wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.
Letkol Inf. Anton mengungkapkan, pembangunan jalan desa menjadi salah satu prioritas karena merupakan aspirasi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan.
“Akses jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk memperlancar mobilisasi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Kami berharap melalui TMMD ini kesejahteraan warga dapat meningkat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-129, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan Kodim 1005/Barito Kuala berharap pembangunan infrastruktur dasar di Desa Tamban Bangun dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.












