Kapuas, pojokindonesia.com – KAI bekerja sama dengan LBH Peduli Bangsa Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan memahami sejak dini berbagai dampak penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Bertempat di SMAN-2 Kapuas pada Kamis, 16 Juli 2026, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua LBH Peduli Bangsa, Sukarlan Fachrie Dumas, beserta jajarannya. Turut hadir Kepala Sekolah SMAN-2 Kapuas, Rini, serta para dewan guru. Sebanyak 304 siswa-siswi baru turut mengikuti sosialisasi ini dengan antusias.
Kegiatan ini bertujuan agar para siswa tidak menjadi korban penyalahgunaan NAPZA maupun terjerat pergaulan bebas yang dapat merusak mental dan kepribadian mereka.

Dalam penyampaiannya, Sukarlan Fachrie Dumas berharap edukasi ini dapat menumbuhkan pemahaman mendalam tentang bahaya NAPZA sejak awal masa sekolah. “Semoga melalui pemahaman tentang apa itu NAPZA, kegunaannya, serta dampak buruk apabila disalahgunakan, para siswa sadar dan takut untuk mencoba. Terlebih lagi, mereka harus tahu bahwa memperjualbelikan NAPZA juga akan menjerat pelakunya dengan sanksi pidana,” ujarnya.
Perlu diketahui, dampak penyalahgunaan NAPZA sangat nyata dan berbahaya: mulai dari kerusakan organ tubuh, gangguan kesehatan mental, kecanduan parah, hingga risiko kematian akibat overdosis. Pengguna NAPZA juga rentan menghadapi masalah sosial serta penularan penyakit menular seperti HIV/AIDS akibat pemakaian jarum suntik secara bergantian.
Diharapkan, sosialisasi ini benar-benar dapat dipahami dan menjadi bekal bagi para siswa agar menjauhi NAPZA dan tidak tergoda untuk mencobanya sedikit pun.uhkps












