KAPUAS, pojokindonesia.com — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas belum mereda. Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla tetap siaga penuh dengan menurunkan empat regu gabungan dari TNI, POLRI, Brimob, BPBD, Damkar, Damkar Mandiri serta awak media yang bertugas secara bergantian setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB.
Pada Kamis, 17 September 2026 malam, posko kembali menerima laporan munculnya titik api di dua lokasi sekaligus. Komandan Posko Regu Tiga, Didi, menyampaikan laporan pertama masuk pukul 20.00 WIB dari kawasan Handel Usang, dan laporan kedua pukul 20.53 WIB dari wilayah Basarang Rai 8.
Segera setelah laporan diterima, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkar, TNI, Polri, Damkar Swadaya, serta Manggala Agni bergerak menuju lokasi. Di Handel Usang dikerahkan dua unit mobil tangki — masing-masing satu dari BPBD dan satu dari Dinas Damkar Kapuas. Sementara di Basarang Rai 8 dikirim satu unit mobil tangki dari Dinas Damkar didampingi satu kendaraan roda tiga milik BPBD Kapuas.
“Petugas langsung melakukan penanganan agar api tidak meluas. Kami berharap kedua kebakaran ini dapat segera dipadamkan,” ujar Didi. Hingga malam itu, upaya pemadaman masih berlangsung dan kondisi lapangan terus dipantau untuk mengantisipasi titik api baru. uhkps












