Kapuas, pojokindonesia.com — Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Jalan Gerdayak, Kabupaten Kapuas, belum sepenuhnya terkendali sejak pertama kali terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026 titik api muncul secara berulang ulang, warga setempat menyampaikan laporannya ke call center posko. Tim Posko Induk Karhutla terus berupaya memadamkan api hingga Jumat (2/10/2026 siang)
Hingga pukul 11.40 WIB, beberapa regu dari Posko Darurat telah diterjunkan secara penuh untuk menangani kebakaran tersebut pada titik titik yang menyebar dilikasi, Kondisi di lapangan dinilai cukup berat. Arah angin yang berubah-ubah mempengaruhi dan menyulitkan petugas mengendalikan pergerakan api, ditambah semak belukar serta pepohonan yang kering membuat api menjalar dengan cepat dan menambah sebaran titik panas sehingga luasan yang terbakar terus meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, api telah bergerak semakin jauh masuk ke kawasan hutan. Luas area yang terbakar sementara diperkirakan mencapai 2 hektare dan masih berpotensi bertambah.
“Tim masih berusaha melakukan pemadaman dan pengendalian di lapangan,” ujar Pangeran, Jumat siang.
Penanganan juga terkendala akses yang sulit menuju titik api. Tim membutuhkan drone untuk memantau pergerakan api dari udara, serta peralatan seperti parang untuk membuka jalan rintisan menuju lokasi yang terisolir.
Hingga kini, seluruh personel tetap berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pemantauan guna membatasi penyebaran api agar tidak meluas lebih jauh.uhkps












