KAPUAS, pojokindonesia.com — Program Kapolri Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) sebagai wujud tindak lanjut Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, CBA, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kapuas melihat langsung kegiatan pelatihan keterampilan Menjahit,Perbengkelan dan Komputer yang dilaksanakan Oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Selasa,03/11/2026.
Kedatangan Kapolres disambut hangat langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kapuas, Teguh Setyo Utomo, S.P.M.E.
Dalam kunjungan tersebut didampingi Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo,Kasi Humas,Kasi Propam dan jajaran staf polres Kapuas, Kapolres turun langsung meninjau ruang‑ruang kelas pelatihan dan melihat secara langsung progres para peserta yang sedang mengasah keterampilan pada tiga kejuruan utama, yaitu komputer, menjahit, serta perbengkelan. Para peserta tampak antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan yang berlangsung.
Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas instansi. Diharapkan program pelatihan di BLK Kapuas dapat terus didukung secara optimal guna mencetak sumber daya manusia lokal yang unggul, berdaya saing tinggi, serta siap terjun ke dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja atas penyelenggaraan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Sinergi yang terjalin diharapkan terus terjaga demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.”Sebut Rina.
Kunjungan ini bertujuan menindak Lanjuti Pencanangan Program unggulan Kapolri Jenderal Pol. Dr (DH) Suyudi Ario Seto,S.I.K.,S.H.,M.Si yang disebut Pembinaan Pengangguran Berskala Nasional dinamakan Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) dan akan diluncurkan secara Nasional.”Sebut Kapolres
Adapun tujuan utama dari program POLIRAN tersebut adalah:
* Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas): Mengantisipasi dan mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan atau tingkat kriminalitas di tengah masyarakat yang dipicu oleh tingginya angka pengangguran.
* Meningkatkan Produktivitas Warga: Mengaktifkan kembali masyarakat yang menganggur agar memiliki keterampilan tambahan (soft skill dan hard skill) melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sehingga mereka dapat bekerja dan kembali produktif.
* Pemberdayaan dan Penyaluran Kerja: Membantu mendata penganggur lewat Bhabinkamtibmas dan pendamping desa untuk kemudian melatih serta menyalurkan mereka secara nyata ke perusahaan-perusahaan yang telah menjalin kerja sama resmi dengan Polri.
* Pemberdayaan Khusus Pasca-Rehabilitasi: Memberikan perhatian khusus dan lapangan pekerjaan kepada mantan pengguna narkoba yang telah selesai direhabilitasi, agar mereka memiliki mata pencaharian dan tidak terjerumus kembali ke dunia narkotika akibat faktor ekonomi atau ketiadaan pekerjaan,” ungkap AKBP Rina.uhkps












