Kab Kapuas

Enam Titik Karhutla Dipadamkan,Pembagian Air Bersih Juga Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Kapuas

×

Enam Titik Karhutla Dipadamkan,Pembagian Air Bersih Juga Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Kapuas

Share this article
Enam Titik Karhutla Dipadamkan,Pembagian Air Bersih Juga Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Kapuas

Kapuas, pojokindonesia.com — Satgas Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kapuas terus bergerak menindaklanjuti titik-titik kebakaran yang terdeteksi di berbagai wilayah pada Kamis (5/11/2026). Enam lokasi kebakaran berhasil ditangani tim gabungan, sementara operasi pemadaman di satu titik di Kecamatan Mantangai masih berlangsung karena kondisi lahan yang sulit dijangkau.

Enam Titik Kebakaran Berhasil Dipadamkan

Pagi hingga sore hari, tim gabungan melakukan pemadaman di enam titik, antara lain:

– Jalan Lintas Pesantren Antang, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat — ±0,2 hektare terbakar. Api berhasil dipadamkan. Terduga pembakaran lahan diamankan untuk proses hukum.
​
– Desa Batuah, Kecamatan Basarang — ±2 hektare terbakar. Kondisi api padam berasap.
​
– Belakang SMAN 3, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat — ±5 hektare terbakar. Sumber air sempat menjadi kendala, namun api berhasil dipadamkan.
​
– Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur — ±2 hektare berhasil dipadamkan dan dilakukan pembasahan.
​
– Desa Lungkuh Layang, Kecamatan Timpah — ±0,3 hektare berhasil dipadamkan meski tanpa sumber air di lokasi.
​
– Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai — Lokasi hanya dapat dijangkau menggunakan perahu. Sebagian kecil berhasil dipadamkan, namun api di area luas yang tersebar masih berpotensi meluas. Tim terus memantau menggunakan drone karena lahan gambut tebal yang berasap dari dalam tanah.

Pemantauan Udara Temukan 25 Titik Api di Mantangai

Pemantauan menggunakan drone di wilayah Kecamatan Mantangai dan sekitarnya menemukan 25 titik api yang masih menyala. Posko lapangan Mantangai juga menemukan titik panas di Desa Kalumpang yang berada di area lahan gambut tebal seluas diperkirakan 20 hektare. Lokasi berjarak sekitar 2 kilometer dari jalan terdekat, sehingga tim belum dapat menjangkau dan memadamkan secara maksimal.

Distribusi Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selain pemadaman, Satgas Posko Induk bersama PMI Kapuas menyalurkan bantuan air bersih gratis kepada warga yang kesulitan akses air bersih di tiga lokasi: Desa Bangun Harjo dan Pulau Kupang di Kecamatan Bataguh, serta Sido Mulyo di Kecamatan Tamban Catur. Supply air bersih juga dikirim ke Desa Basarang Jaya atas permintaan pemerintah setempat.

Data Kumulatif Per 5 November 2026

Sepanjang tahun 2026 hingga 5 November, tercatat 57.017 titik panas di Kabupaten Kapuas dengan total luas area terbakar mencapai 5.406,56 hektare. Mantangai dan Dadahup menjadi dua kecamatan dengan angka kejadian dan luasan terbakar tertinggi. Sebagian besar kasus yang dilaporkan ke pihak kepolisian bermula dari pembakaran lahan untuk keperluan pertanian yang tidak diawasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan di musim kemarau. “Penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama. Mari jaga lingkungan kita dengan tidak membakar hutan dan lahan,” ujarnya.

Tercatat hujan deras disertai angin mengguyur kota Kapuas dan sekitarnya,kita semua berharap agar hujan yang turun sejak pukul 19.25 malam dapat memperkecil titik api dan berdampak memperkecil Karhutla kemudian kepada warga tetap dihimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan sekecil apapun.uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *