KAPUAS, pojokindonesia.com — Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata (Asbadata) Kabupaten Kapuas merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 di Gedung Lawang Kameluh, Selasa (24/6/2025). Perayaan ini menjadi momentum penguatan peran perempuan Dayak dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata lokal.
Asbadata Kapuas merupakan organisasi yang menghimpun perempuan Dayak dari berbagai latar belakang. Sejak didirikan, organisasi ini aktif dalam kegiatan pelatihan keterampilan, pameran budaya, dan promosi pariwisata sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas, Apollonia Septedy, dalam sambutannya mewakili Bupati Kapuas, menyampaikan apresiasi atas kiprah Asbadata. Ia berharap Asbadata dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pembangunan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Tunjukkan bahwa Bawi Dayak terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan mendukung seluruh program kegiatan, sehingga Kabupaten Kapuas semakin bersinar sesuai visi dan misi Bupati,” ujar Apollonia.
Peringatan HUT ke-7 ini mengangkat tema “Asbadata Kapuas harmonis dalam keberagaman, kuat dalam persatuan, dan siap mendukung program pemerintah menuju Kapuas bersinar.” Adapun subtema yang diusung yakni “Bawi Dayak Rakat Tuntang Randah Atei Hapakat Huang Kare Gawi Bahalap.”
Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Asbadata Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Muliadina M. Lewis, Ketua Asbadata Kapuas Pebrianie, perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) Kapuas, anggota DPRD H. Saferaniansyah, serta sejumlah organisasi Dayak dan tamu undangan lainnya.
Asbadata Kapuas diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam merawat kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya di tengah masyarakat yang majemuk. uhkps












