Kab Kapuas

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Musim Hujan Mundur, Kalimantan Tetap Waspada Karhutla & Kekeringan

×

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Musim Hujan Mundur, Kalimantan Tetap Waspada Karhutla & Kekeringan

Share this article
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Musim Hujan Mundur, Kalimantan Tetap Waspada Karhutla & Kekeringan

Kapuas, pojokindonesia.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terkini yang mengonfirmasi bahwa Indonesia kini dilanda fenomena El Niño dengan intensitas Sangat Kuat, yang diprediksi akan bertahan hingga awal tahun 2027.

Berdasarkan data analisis iklim terbaru per Oktober 2026, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur mencatatkan angka yang sangat tinggi. Indeks Osilasi Selatan-El Niño (ENSO) mencapai +2,63 pada periode Juli–Agustus–September 2026, yang menegaskan masuknya fase El Niño kategori Sangat Kuat.

Kondisi ini diperparah oleh adanya fenomena Dipole Samudra Hindia (IOD) fase positif, yang semakin menekan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Dampak Terhadap Musim Hujan 2026/2027

Kombinasi El Niño Sangat Kuat dan IOD positif berdampak langsung pada pergeseran jadwal serta pola musim hujan:

✅ Awal Musim Hujan Mundur
Sebanyak 529 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dari waktu normal.

✅ Jadwal Masuk Musim Hujan

– November 2026: Musim hujan mulai menyambangi sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
​
– Desember 2026: Wilayah Jawa bagian lainnya, Lampung, serta Kalimantan Selatan baru menyusul masuk musim hujan.

✅ Durasi Lebih Pendek, Intensitas Tinggi
Masa musim hujan diprediksi lebih singkat, hanya berkisar 3–4 bulan di sejumlah wilayah. Meski datang terlambat dan berlangsung singkat, akumulasi curah hujan diprediksi tetap berada pada kategori Normal (69,76%) hingga Lebih Basah (18,55%) di sebagian besar wilayah.

✅ Puncak Musim Hujan
Diperkirakan terjadi secara bertahap mulai Desember 2026, Januari 2027, hingga Februari 2027.

Imbauan dan Kewaspadaan BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewaspadai dua fase bencana berurutan:

🔴 Fase Kritis Saat Ini
Periode kemarau yang memanjang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan ekstrem, terutama di wilayah rawan seperti Sumatera dan Kalimantan.

🔵 Fase Saat Hujan Tiba
Ketika hujan mulai turun, intensitasnya berpotensi tinggi dalam waktu singkat. Hal ini memicu risiko bencana lanjutan berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

BMKG menghimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan menindaklanjuti arahan pemerintah daerah terkait penanganan bencana iklim. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *