Berita

Dari Bibit Menjadi Ratusan Kilogram Ikan Berkat Inovasi Pakan

×

Dari Bibit Menjadi Ratusan Kilogram Ikan Berkat Inovasi Pakan

Share this article
Dari Bibit Menjadi Ratusan Kilogram Ikan Berkat Inovasi Pakan

PENAJAM, pojokindonesia.com – Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Maju Bersama di Kelurahan Waru, Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mencatat panen ikan sebanyak 300 kilogram setiap 12 hari. Peningkatan produksi ini didorong oleh kemandirian pakan yang dikembangkan sendiri melalui mesin pembuat pakan dari barang bekas.

Pokdakan binaan anak usaha PT Astra Agro Lestari yaitu PT Waru Kaltim Plantation (WKP) telah mampu memenuhi kebutuhan pakan ikan secara mandiri dengan mesin yang dinamai sinpapibabe (mesin pembuat pakan ikan dari barang bekas). Mesin ini dirancang dari mesin diesel tak terpakai yang dimodifikasi hingga mampu menghasilkan pelet ikan siap pakai.

Ketua Pokdakan Maju Bersama, Joko Sudrajat menyampaikan mesin tersebut mampu memproduksi hingga 50 kilogram pakan ikan per jam untuk memenuhi kebutuhan sekitar 44 kolam budidaya yang berisi lele, gurami, dan nila. “Dengan adanya mesin ini, kami tidak lagi bergantung pada pakan dari luar. Hasil produksi dan keuntungan juga meningkat,” ujarnya.

Selain dukungan teknologi, Pokdakan Maju Bersama juga menerima pembinaan berkelanjutan berupa pelatihan, penyediaan bahan baku pakan, pengembangan pembenihan, hingga akses pemasaran. Saat ini hasil panen ikan dijual ke Balikpapan, dengan pembeli yang datang langsung ke kolam.

Administratur PT WKP, Eko Andrianto, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan perusahaan bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyebut, kemandirian Pokdakan Maju Bersama merupakan contoh positif bagaimana kerja sama yang konsisten bisa menghasilkan dampak ekonomi.

“Kami melihat masyarakat mampu berinovasi dengan dukungan yang tepat, dan hal ini tentu akan kami teruskan di berbagai bidang,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan sosial. Menurutnya, upaya seperti pengembangan budidaya ikan ramah lingkungan dan kemandirian pakan akan mendukung peningkatan kesejahteraan tanpa mengabaikan kelestarian sumber daya.

“Prinsip kami adalah tumbuh bersama masyarakat, sehingga manfaat yang ada bisa dirasakan jangka panjang,” kata Eko menambahkan.

Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Timur juga telah melakukan uji laboratorium dan menyatakan ikan hasil budidaya Pokdakan Maju Bersama bebas dari bahan berbahaya serta memiliki kualitas tinggi. Sebagai langkah lanjutan, kelompok ini juga sedang mengembangkan mesin pakan berkapasitas 50 kilogram per jam yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi.

Ke depan, inovasi mesin pakan ini akan terus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan pakan ikan secara lebih luas, termasuk di tingkat daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *