Kapuas, pojokindonesia.com – Suasana penuh khidmat, haru, dan kebahagiaan menyelimuti peringatan Hari Lahir (Harlah) serta prosesi Ikhtitam santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al Qur’an Al Muhajirin, Antang, Minggu (24/05/2026).
Acara penting bagi dunia pendidikan Islam di Kabupaten Kapuas ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Feri Noah, yang hadir mewakili Bupati Kapuas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pengasuh Pondok Pesantren, dewan guru dan tenaga pendidik, para ustadz dan ustadzah, seluruh wali santri, serta tamu undangan dan tokoh masyarakat setempat yang berduyun-duyun hadir menyaksikan momen istimewa kelulusan para santri.
Dalam sambutan resmi Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dibacakan oleh Asisten III, Feri Noah, disampaikan apresiasi mendalam serta rasa bangga yang luar biasa atas dedikasi dan konsistensi Pondok Pesantren Al Qur’an Al Muhajirin Antang dalam mencetak generasi penerus bangsa. Lembaga pendidikan ini dinilai berhasil menjalankan peran strategisnya sebagai pusat pembentukan karakter, di mana para santri tidak hanya dibekali keunggulan dalam akademik, tetapi juga ditanamkan akhlak mulia, pemahaman agama yang kokoh, serta kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an dan ajaran Islam.

“Program unggulan Tahfidz Al-Qur’an yang dimiliki oleh Pondok Pesantren ini merupakan kebanggaan besar bagi daerah kita. Di tengah derasnya arus perkembangan zaman dan tantangan kehidupan yang semakin kompleks, hadirnya generasi muda penghafal Al-Qur’an seperti yang dididik di sini, menjadi cahaya terang dan harapan nyata bagi masa depan umat dan bangsa,” tegas Feri Noah saat membacakan amanat Bupati.
Pemerintah Daerah juga menyoroti keunggulan sistem pendidikan yang diterapkan, khususnya program Takhassus atau pengkhususan ilmu diniyah. Program ini dinilai menjadi bekal ilmu yang sangat berharga bagi para santri, karena memungkinkan mereka menggali dan memperdalam ilmu-ilmu keislaman secara lebih mendalam, terarah, dan mendetail. Pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan antara penguasaan ilmu pengetahuan umum, pembentukan akhlak mulia, dan penguatan spiritualitas seperti ini, menjadi model pendidikan yang paling relevan dan sangat dibutuhkan di era modern saat ini.
Keberhasilan kinerja lembaga pendidikan ini pun telah teruji dan terbukti nyata. Hal ini dapat dilihat dari rekam jejak para alumninya yang kini tersebar dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah. Lebih dari itu, para alumni juga aktif berkiprah dan memberikan manfaat di tengah masyarakat, senantiasa membawa nama baik almamater serta mengharumkan nama Kabupaten Kapuas.
Kepada seluruh santriwan dan santriwati yang hari ini resmi diwisuda dan dinyatakan lulus, pemerintah daerah menyampaikan pesan dan nasihat agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu, di mana pun dan dalam kondisi apa pun.
“Kepada ananda semua, jadilah generasi yang senantiasa menjaga akhlak mulia, menjaga nama baik kedua orang tua yang telah berkorban, serta menjaga nama baik almamater tercinta. Bawalah selalu nilai-nilai luhur dan petunjuk Al-Qur’an ke dalam setiap langkah dan kehidupan sehari-hari di masyarakat,” pesannya.
Di penghujung acara, Feri Noah selaku perwakilan pemerintah menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengasuh pondok pesantren, para guru, ustadz, ustadzah, serta para orang tua wali santri. Dukungan, kesabaran, dan ketulusan mereka dalam mendidik, membimbing, dan mengawasi para santri menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya pendidikan hingga mencapai titik kelulusan ini.
Rangkaian kegiatan Harlah dan Ikhtitam ini ditutup dengan pembacaan pantun berisi pesan-pesan kebaikan dan doa bersama, sebagai wujud rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar, serta harapan agar Pondok Pesantren Al Qur’an Al Muhajirin Antang senantiasa diberkahi dan semakin maju. uhkps












