Agama

Guru Jaro Ajak Cinta Rasul Cinta Salawat

×

Guru Jaro Ajak Cinta Rasul Cinta Salawat

Share this article
Guru Jaro Ajak Cinta Rasul Cinta Salawat

Guru Jaro Ajak Cinta Rasul Cinta Salawat

Banjarmasin, pojokindonesia.com

Sebagai seorang muslim, wajib mencintai nabi, mencintai rasul, Muhammad saw, di antaranya dengan memperbanyak mengucapkan salawat kepada beliau dan keluarga serta para sahabat.

Ulama besar, Tuan Guru Haji Ahmad Sanusi Ibrahim atau yang lebih terkenal sebagai Guru Jaro mengatakan hal itu dalam tausiyahnya pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, Selasa malam (1/9/2026) di Masjid Nurul Ibadah Banjarmasin.

Menyaksikan berjubelnya jamaah yang hadir dari kalangan kanak-kanak hingga orang tua, Guru Jaro mengaku terharu. “Malam ini, sebenarnya bukan hanya bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir di masjid ini, tetapi kalangan malaikat pun berbondong-bondong hadir. Karena di mana ada majelis zikir dan salawat, malaikat hadir dan turut berzikir dan bersalawat,” terangnya bersemangat.

Jika yang hadir ini benar-benar ikhlas dan karena cinta nabi, cinta pada Rasulullah saw, sambung Guru Jaro, maka Allah akan memujinya, dan akan menghapus dosa-dosanya, serta mengganti sifat-sifat jeleknya menjadi sifat-sifat yang baik.

Menurut ulama dari Kecamatan Jaro Kabuoaten Tabalong Kalsel ini, para pecinta nabi, para muhibbin, akan berbahagia, karena Nabi saw bersabda, “Kelak di surga, kalian akan bersama orang yang kalian cintai.”

Karena itu, lanjutnya, jamaah sekalian yang hadir karena cinta nabi, insya Allah akan bersama Rasulullah saw pula di surga.

Dia lantas menceritakan, bagaimana dahulu para sahabat Nabi saw, seperti Umar bin Khatthab ra, saking cintanya kepada Nabi saw, cintanya melebihi daripada mencintai dirinya sendiri dan keluarganya. “Itulah cinta sejati, ya Umar,” kata Nabi saw kepada Umar.

Ada pula sahabat yang sudah dijanjikan surga, namun ia masih bertanya,”Ya Rasulullah, apakah kelak di surga aku dapat melihatmu? Apalah artinya keindahan dan kenikmatan surga, jika ternyata di sana aku tak bersamamu, tak melihatmu?”

Garu Jaro katakan, beruntunglah jamaah sekalian dan kaum muslimin menjadi umat Nabi Muhammad saw, karena para nabi dan rasul pun ingin jadi umat Nabi Muhammad. Itu karena beliau sangat sayang dan mencintai umatnya, berharap semua umatnya akan selamat kelak di akhirat, sampai-sampai ketika hendak wafatpun masih mengenang dan memanggil umatnya. “Ummati, ummati, ummati, umatku, umatku, umatku,” panggilnya.

“Insya Allah, dengan memperbanyak salawat atas nabi dan keluarga beserta sahabatnya, kelak kita akan mendapat pertolongan atau syafaat dari beliau, baik ketika menghadapi huru-hara di Padang Mahsyar, di tempat yag sangat mencemaskan, yaitu di tempat timbangan amal baik dan buruk atau Mizan, dan ketika meniti Shirat, jembatan di atas neraka menuju surga,” pungkas Guru Jaro. (kha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *