Kab Kapuas

Kabupaten Kapuas Hadapi Lonjakan Titik Panas Karhutla, Posko Darurat Kerahkan Personil Padamkan Api di Berbagai Titik

×

Kabupaten Kapuas Hadapi Lonjakan Titik Panas Karhutla, Posko Darurat Kerahkan Personil Padamkan Api di Berbagai Titik

Share this article
Kabupaten Kapuas Hadapi Lonjakan Titik Panas Karhutla, Posko Darurat Kerahkan Personil Padamkan Api di Berbagai Titik

Kuala Kapuas, pojokindonesia.com – Kenaikan jumlah titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan terus tercatat di Kabupaten Kapuas hingga akhir Dasarian II September 2026. Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kapuas terus mengerahkan seluruh personil untuk melakukan pemadaman di berbagai titik kebakaran yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan laporan harian posko per tanggal 18, 19, dan 20 September 2026, jumlah titik panas tercatat terus meningkat — total mencapai 25.109 titik sejak Januari hingga 20 September 2026. Kecamatan Mantangai menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, diikuti Kapuas Tengah, Timpah, dan Dadahup. Per hari 20 September saja tercatat 790 titik panas, dengan tingkat kepercayaan tinggi dan sedang tersebar di berbagai kecamatan.

Selama tiga hari berturut-turut, tim gabungan terus melakukan operasi pemadaman di puluhan titik kebakaran:

– Jumat, 18 September: Pemadaman dilakukan di Desa Saka Mangkahai (Kapuas Barat), Desa Humbang Raya, Desa Mantangai Hulu, Desa Katunjung (Mantangai), Desa Sumber Alaska F2 (Dadahup), Desa Palingkau Jaya (Kapuas Murung), Desa Budi Mufakat (Bataguh), serta Handel Usang–Handel Ulis (Kecamatan Selat). Luas lahan terbakar bervariasi dari 1 hingga 50 hektare. Beberapa titik sulit dijangkau, hanya bisa ditempuh dengan perahu lalu berjalan kaki hingga 2,5 km, serta terhalang kabut asap tebal.

– Sabtu, 19 September: Api terus berkobar di Desa Humbang Raya (±60 Ha) dan Desa Katunjung (±50 Ha), Kecamatan Mantangai, yang belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Pemadaman juga berlangsung di Desa Sei Pitung (Kapuas Barat), Desa Talekung Punei (Kapuas Murung), serta Handel Usang dan Sei Baras (Kecamatan Selat).

– Minggu, 20 September: Tim masih berjuang memadamkan api di Desa Saka Mangkahai yang terus berkobar, dengan akses sangat sulit dan jarak tempuh ±2,5 km. Pemadaman juga dilakukan di SPBE/Pengisian Gas LPG Desa Batu Nindan (Basarang), Desa Muara Dadahup (Kapuas Murung), Desa Sei Gawing (Mantangai), serta Handel Ulis dan Sei Baras (Selat). Di Desa Saka Mangkahai turun hujan dengan intensitas sedang pada pukul 16.38–17.18 WIB yang membantu meredakan api.

Posko mencatat sejumlah kendala di lapangan, antara lain: sumber air jauh dari titik api, akses jalan sulit dilalui kendaraan, kekurangan selang pemadam, lokasi hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki, serta jarak pandang terbatas akibat kabut asap tebal.

Selain operasi pemadaman, posko lapangan di setiap kecamatan rutin melakukan apel pagi, patroli wilayah rawan, serta sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.

Kepala BPBD Kabupaten Kapuas selaku Komandan Pelaksana Harian, Pangeran S Pandiangan, S.Hut., MM., terus memantau situasi dan mengarahkan seluruh jajaran untuk memaksimalkan upaya penanganan. Masyarakat diimbau agar tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika melihat titik api melalui Call Center Posko: 0812-5563-5310 / 0897-8391-386.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat bersinergi bersama pemerintah dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas demi keselamatan dan kenyamanan bersama.”Imbau Pangeran D Pandiangan. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *