Jakarta, pojokindonesia.com – Ketua Umum Perkumpulan Gurucendekia Cinta Anak Negeri (PGCN), Dr. Pangeran Gusti Surian, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran pengurus pusat, wilayah, dan daerah, mengadakan pertemuan dengan Kepala Subdirektorat Madrasah Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI, Dr. Suwardi, M.Pd., di Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Usai pertemuan, Dr. Pangeran Gusti Surian (PGS) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda organisasi yang telah dirancang dalam rangka merealisasikan visi dan misi Pengurus Pusat PGCN guna mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
“PGCN memandang penting menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Agama Republik Indonesia,” ujar PGS.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kementerian Agama sangat terasa nyata, dan keberadaan PGCN bahkan mendapat apresiasi tinggi dari pihak kementerian. Kemenag juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi berbagai program dan kegiatan PGCN ke depannya.
“Selain itu, kami juga diminta untuk turut menyosialisasikan praktik-praktik terbaik dalam dunia pengajaran kepada para guru dan cendekiawan,” tambahnya.
Saat ini, PGCN telah membentuk kepengurusan daerah di 15 provinsi. Dalam dua tahun ke depan, organisasi ini menargetkan untuk memperluas jangkauan ke 25 hingga 30 provinsi.
“PGCN telah hadir di berbagai wilayah Indonesia. Ke depan, kami akan terus melakukan ekspansi, berkarya, dan berinovasi demi bangsa dan negara. Kami mendorong para guru untuk menebar cinta kepada anak didik sebagai generasi penerus bangsa. Dengan begitu, anak-anak akan terbiasa dan membiasakan diri mencintai dirinya, orang tua, alam, sesama, dan Tuhannya. Inilah tugas utama kita: menebarkan cinta dan kasih sayang demi masa depan generasi bangsa,” pungkas PGS.
Sementara itu, Dr. Suwardi, M.Pd., selaku Kepala Subdit Madrasah Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag RI, menyampaikan harapannya agar PGCN terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.
“Visi dan misi PGCN sangat baik dan sejalan dengan semangat ‘Kurikulum Cinta’ yang akan segera diluncurkan oleh Kementerian Agama. Saya berharap PGCN bisa hadir di seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.(Indra)












