Berita

PMII dan KOPRI Kapuas Jadi Motor Kolaborasi Sukseskan Senam Sahabat Anak 2026

×

PMII dan KOPRI Kapuas Jadi Motor Kolaborasi Sukseskan Senam Sahabat Anak 2026

Share this article
PMII dan KOPRI Kapuas Jadi Motor Kolaborasi Sukseskan Senam Sahabat Anak 2026

Kuala Kapuas, pojokindonesia.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Kapuas bersama Korps PMII Putri (KOPRI) PMII Kabupaten Kapuas menunjukkan komitmennya dalam mendukung isu perlindungan anak dengan terlibat langsung sebagai panitia pada kegiatan Senam Sahabat Anak 2026 yang digelar di halaman The Permata Inn Ballroom, Minggu (2/8).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PC Fatayat NU Kabupaten Kapuas bersama Program INKLUSI Lakpesdam PBNU ini menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mengampanyekan pencegahan perkawinan anak sekaligus memperingati Hari Anak Nasional dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, kader PMII dan KOPRI turut mengambil peran penting dalam kepanitiaan, mulai dari koordinasi peserta, registrasi, pengaturan jalannya acara, hingga mendukung kelancaran kampanye edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.

Ketua PC PMII Kabupaten Kapuas, Juariah, mengatakan bahwa keterlibatan PMII merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui isu-isu strategis yang menyangkut masa depan generasi muda.

“PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi kader, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran masyarakat. Isu perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak adalah tanggung jawab bersama. Karena itu kami siap berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua KOPRI PMII Kabupaten Kapuas, Revi Aulia Khayati Ningsih, menyampaikan bahwa KOPRI memiliki perhatian besar terhadap pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. Menurutnya, keterlibatan kader KOPRI dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi anak.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap hak-hak anak. Pencegahan perkawinan anak harus dimulai dari edukasi dan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kampanye yang dikemas melalui olahraga dan edukasi mampu menjadi pendekatan yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak. Selain senam bersama, peserta juga memperoleh informasi mengenai pencegahan perkawinan anak, mekanisme pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai doorprize.

Kolaborasi antara PC Fatayat NU Kabupaten Kapuas, Program INKLUSI Lakpesdam PBNU, PMII Kabupaten Kapuas, KOPRI PMII Kabupaten Kapuas, PMI, serta berbagai organisasi kepemudaan dan mitra lainnya menjadi bukti bahwa upaya menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak memerlukan kerja sama lintas sektor.

Melalui semangat gotong royong tersebut, PMII dan KOPRI Kabupaten Kapuas berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan edukatif, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam mewujudkan Kabupaten Kapuas sebagai daerah yang lebih ramah terhadap perempuan dan anak. (iy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *