BANJARBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui implementasi Program Polantas KARIB. Program ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan polisi lalu lintas yang lebih humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat melalui pendekatan edukasi, kemitraan, dan transformasi digital.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol. Fahri Siregar, mengatakan implementasi Polantas KARIB diwujudkan melalui berbagai program nyata di lapangan. Salah satunya dengan meningkatkan kehadiran personel di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.
“Kehadiran personel Polantas bertujuan membantu pengaturan arus lalu lintas, menolong pelajar saat menyeberang jalan, sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas,” ujar Fahri di Banjarbaru, Jumat.
Selain memperkuat pelayanan secara langsung, Ditlantas Polda Kalsel juga terus mengembangkan sistem pelayanan berbasis digital. Transformasi ini dilakukan untuk memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien kepada masyarakat.
Menurut Fahri, pelayanan yang semakin modern harus dibarengi dengan kehadiran polisi lalu lintas yang aktif di tengah masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat terus meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Program Polantas KARIB sendiri merupakan implementasi visi dan misi Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Wibowo, yang menitikberatkan pada penguatan pelayanan, kemitraan, serta kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat. Kata “KARIB” memiliki makna hubungan yang erat, akrab, dan bersahabat antara polisi dengan masyarakat.
Lebih dari sekadar slogan, KARIB juga merupakan akronim dari lima nilai utama yang menjadi pedoman seluruh personel lalu lintas, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.
Melalui nilai-nilai tersebut, setiap personel Polantas didorong untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan lalu lintas. Personel juga dituntut aktif memberikan pelayanan, cepat merespons setiap permasalahan, peka terhadap kondisi di lapangan, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
Dengan implementasi Program Polantas KARIB, Ditlantas Polda Kalimantan Selatan berharap pelayanan kepolisian lalu lintas semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.












