Kapuas, pojokindonesia.com — Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kapuas merilis laporan harian per Selasa, 29 September 2026. Sepanjang hari, tim gabungan menindaklanjuti puluhan titik api di sejumlah kecamatan, sementara total titik panas (hotspot) tercatat mencapai 690 sehari.
Sejak awal tahun hingga 29 September 2026, tercatat 350 kejadian karhutla dengan luasan terbakar mencapai 3.308,12 hektare. Secara keseluruhan, total titik panas yang tercatat sejak Januari mencapai 29.873 titik.
Pada hari ini saja, terdeteksi 690 titik panas yang tersebar di berbagai kecamatan — terbanyak di Mantangai 454 titik dan Timpah 147 titik. Sebagian besar masuk kategori tingkat kepercayaan menengah hingga tinggi. Peringatan dini kekeringan meteorologis juga menetapkan Kabupaten Kapuas dalam kategori “Awas” untuk dasarian kedua September 2026.
Tim yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, BRIMOB, BPBD, Dinas Damkar, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta pemerintah desa/kecamatan bergerak di 12 lokasi pemadaman:
– Kapuas Timur — 28 & 29 September: 3 lokasi (±0,5–8 Ha) → api padam berasap; kendala sumber air jauh
– Pulau Petak — Handil Bangkirai (±5 Ha) → api belum padam; akses sulit, perlu perahu
– Selat — Jl. Hampatung (±2 Ha) → api belum padam; sumber air sulit
– Mantangai — 3 lokasi: Kalumpang (±3 Ha), Sei Gawing (±1 Ha), Tabore (±1 Ha) → seluruhnya padam; kendala sumber air sulit di Tabore
– Basarang — Pangkalan Rekan (±2 Ha) → api padam; akses hanya lewat perahu
– Mantangai (luas) — Desa Kalumpang (±100 Ha), hanya terpadamkan ±0,5 Ha; akses jauh & sumber air terbatas
– Timpah — Lungkuh Layang (±0,6 Ha) → api padam; kendala tidak ada sumber air
Selain pemadaman, Posko Induk melaksanakan patroli malam, rapat evaluasi, serta pengawasan pergantian shift piket. Posko lapangan di berbagai kecamatan melakukan apel pagi/malam, patroli, sosialisasi pencegahan, pembagian masker, serta penyaluran air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan.
Laporan ditandatangani oleh Pangeran S. Pandiangan, S.Hut., MM., Kepala BPBD Kabupaten Kapuas selaku Komandan Pelaksana Harian Posko Darurat Karhutla. Seluruh unsur diminta tetap waspada dan memperkuat sinergi penanganan hingga kondisi aman.uhkps












