Kab Kapuas

Senator DPD – RI Dapil Kalteng Kunjungi Kapuas,Bahas Strategi Penanganan Karhutla dan Soroti Pelayanan Publik Disdukcapil Kapuas

×

Senator DPD – RI Dapil Kalteng Kunjungi Kapuas,Bahas Strategi Penanganan Karhutla dan Soroti Pelayanan Publik Disdukcapil Kapuas

Share this article
Senator DPD – RI Dapil Kalteng Kunjungi Kapuas,Bahas Strategi Penanganan Karhutla dan Soroti Pelayanan Publik Disdukcapil Kapuas

KAPUAS, pojokindonesia.com — Wakil Bupati Kapuas Dodo menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang di Posko Induk Penanganan Karhutla Kabupaten Kapuas, Senin (19/10). Kunjungan tersebut berfokus pada pembahasan strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk rencana strategis pengadaan sumur bor sebagai sumber air pendukung pemadaman di wilayah rawan kebakaran.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan yang diberikan, terutama terkait pentingnya efisiensi anggaran serta ketepatan lokasi pembangunan sumur bor agar dapat berfungsi secara maksimal. Ia juga mengapresiasi kinerja BPBD, Dinas PUPR, Manggala Agni, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan Karhutla.

“Dengan arahan yang sangat bermanfaat, khususnya terkait rencana pengadaan beberapa titik sumber air melalui sumur bor, beliau selalu mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dan fungsi dari sarana tersebut. Kita berharap titik-titik yang dibangun benar-benar melalui kajian dan telaah yang rinci serta mendalam, sehingga dapat berfungsi secara optimal dan anggaran yang terbatas bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Wabup Dodo.

Wabup juga berharap hujan segera turun dan dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan Karhutla di Kabupaten Kapuas terus diperkuat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai menjelaskan bahwa kebutuhan sumur bor di wilayah ini diperkirakan mencapai 347 titik. Namun pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, kondisi geografis, kedalaman sumber air, serta ketersediaan tenaga pelaksana.

“Kita harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada di kabupaten. Kebutuhan sumur bor cukup banyak, tetapi biaya pembangunannya juga besar dan kondisi setiap lokasi berbeda. Karena itu, diperlukan perencanaan yang tepat agar sarana yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi penanganan Karhutla,” jelas Sekda.

Sekda juga berharap adanya dukungan pemerintah pusat, khususnya untuk wilayah rawan seperti Kecamatan Mantangai, Timpah, dan Pasak Talawang.

Sementara itu, Agustin Teras Narang mengapresiasi upaya Pemkab Kapuas dalam merencanakan pembangunan sumur bor. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak ditentukan oleh jumlah semata, melainkan ketepatan lokasi dan manfaatnya bagi pemadaman, terutama di kawasan gambut.

“Yang kita kejar bukan sekadar jumlah titiknya, tetapi apakah titik tersebut benar-benar berada di wilayah yang membutuhkan sumber air untuk penanganan kebakaran. Karena itu, pemetaan dan penentuan lokasi harus menjadi perhatian agar sarana yang dibangun tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya.

Selain membahas penanganan Karhutla, kunjungan kerja juga dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas untuk membahas peningkatan pelayanan publik. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi pemerintah daerah dan pusat semakin kuat dalam mempercepat penanganan Karhutla serta meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kapuas. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *