Palangkaraya, pojokindonesia.com – Keluarga besar Arton S.Dohong, Bajik R Simpe, sejak pertengahan Mei 2026 lalu menggelar “tiwah” keluarga kini memasuki puncak acara yang disebut “tabuh” atau penyembelihan hewan korban selama tiga (3) hari berturut-turut.
Kepada media ini, Kamis (9/6/2026), Arton yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng membenarkan akan dilaksanakannya tabuh ke I dilaksabakan hari Jum’at (10/6/2026).
Untuk tabuh pertama ada 5 kerbau atau hewan korban yang sembelih. Berikutnya ada tabuh kedua dilaksanakan hari Minggu (12/6/2026) dan tabuh ketiga hari Senin (13/6/2026).
Pusat kegiata tiwah sebdiri digelar di Jalan G.Obos 8 Kota Palangka Raya. Dan untuk tabuh pertama akan dihadiri Gubernur, dan pejabat Pemerintah Provinsi, serta Walikota Palangka Raya serta unsur Forkopimda, tetuha adat dan lainnya.
Tiwah merupakan rirual keagamaan umat Hindu Kaharingan, sebagai bagian dari acara kematian dari sejumlah 20 almarhum. Tujuannya mengantarkan tulang belulang dan roh orang meninggal ke tempat suci yang disebut “sandung”, atau “lewu tatau”.
Ketua Panitia Pelaksana Berli R.Simpei mengungkapkan ritual tiwah secara keseluruhan dipimpin oleh “balian-basir” yang jumlahnya 6 hingga 8 orang, sesuai kebutuhan. Acara berlangsung selama hampir dua bulan.
Acara tabuh menjadi perhatian warga dan umat Hindu Kaharingan untuk di tonton yang mampu menyedot ribuan wisatawan baik di daerah bahkan wisatawan luar negeri.(ryt)












