Uncategorized

Tersisa 19 Orang Veteran Pejuang di Banjarmasin Jadi Perhatian Khusus Wali Kota

×

Tersisa 19 Orang Veteran Pejuang di Banjarmasin Jadi Perhatian Khusus Wali Kota

Share this article
Tersisa 19 Orang Veteran Pejuang di Banjarmasin Jadi Perhatian Khusus Wali Kota

Tersisa 19 Orang Veteran Pejuang di Banjarmasin Jadi Perhatian Khusus Wali Kota

BANJARMASIN, pojokindonesia.com –

Pada momentum Peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan perhatian kepada para pejuang veteran yang masih berada di Kota Banjarmasin.

Yamin menyampaikan, saat ini terdapat 19 pejuang veteran yang masih tersisa di Kota Banjarmasin. Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa perjuangan mereka, Pemko Banjarmasin meningkatkan bantuan bagi mereka.

“Tentunya saya sangat menghargai para pejuang kita yang selama ini tidak pernah saya berikan berlebih. Saya sangat mengapresiasi mereka dengan memberikan tambahan. Ada sebanyak 19 pejuang veteran kita yang masih tersisa di Kota Banjarmasin. Itu kita berikan tambahan, awalnya Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta,” ungkapnya.

Selain kepada pejuang veteran, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda dan instansi vertikal yang selama ini turut mendukung Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita juga memberikan apresiasi penghargaan kepada seluruh Forkopimda Kota yang selama ini telah memberikan dukungan, sinergi dan kekompakan untuk menjaga kamtibmas dan keamanan di Kota Banjarmasin. Terima kasih kepada jajaran Forkopimda dan instansi vertikal yang telah membantu Pemko selama ini,” tuturnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (17/08/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), Legiun Veteran, anggota DPRD Kota Banjarmasin, pelajar, komunitas, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR memimpin seluruh rangkaian upacara. Salah satu momen penuh penghormatan terlihat ketika Wali Kota mencium Sang Saka Merah Putih sebelum menyerahkannya kepada pembawa baki untuk selanjutnya dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Dalam pelaksanaan upacara, Letnan I CKU Suuradi, Perwira Keuangan Kodim 1007/Banjarmasin bertugas sebagai Perwira Upacara. Sementara Kapten Inf Mahmatin Nur, PGS Pasi Intel Kodim 1007/Banjarmasin, bertindak sebagai Komandan Upacara.

Adapun Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Inf Gatot Sunarto, Wadanramil 1007-04/Banjarmasin Utara, Kodim 1007/Banjarmasin.

Dalam prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih, Meisya Nanda Hidayat, pelajar SMKN 1 Banjarmasin, bertugas sebagai pembawa baki. Sementara M. Febriansyah, pelajar SMK Maestro Islamic School Banjarmasin, bertugas sebagai penggerek bendera dan M. Zahwan Zulfi Alyasi, pelajar SMAN 2 Banjarmasin, sebagai pembentang bendera.

Sementara itu, posisi Danpok 8 dipercayakan kepada M. Royyan Firdaus dari MAN 2 Banjarmasin, Danpok 17 kepada M. Ridha Sa’dudin dari SMAN 5 Banjarmasin, serta Danpok 45 kepada Hafizah Lila Firdatul Anisa dari SMK Maestro Islamic School Banjarmasin.

Usai upacara, Wali Kota Yamin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan upacara sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan lebih dari sekadar seremoni tahunan.

“Tentu alhamdulillah, kita bersyukur upacara pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2026 berjalan dengan lancar dan sukses. Di hari kemerdekaan yang ke-81 ini, kita semua tidak hanya menjadikan upacara ini sebagai seremoni, tetapi juga sebagai suatu perjuangan daripada para pahlawan dan para pendahulu kita yang dengan tetesan darah dan air mata memperjuangkan NKRI hingga sampai detik ini,” ujar Yamin.

Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui kerja nyata pemerintah dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu kita sebagai kepala daerah harus bagaimana memperjuangkan hak-hak rakyat, khususnya masyarakat di Kota Banjarmasin. Kita harus bisa memajukan kota dan menyejahterakan rakyat yang ada di Banjarmasin,” katanya.

Yamin menegaskan, pembangunan tidak hanya dimaknai melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus disertai dengan perjuangan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita harus meresapi dan memahami arti dari suatu perjuangan yang tentu tidak bisa kita hanya dengan memberikan pembangunan saja, tapi kita harus lebih berjuang lagi untuk kemerdekaan rakyat Indonesia,”

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Banjarmasin tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, menjaga persatuan, serta melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pembangunan yang berorientasi pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (hus/kha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *