Kab Kapuas

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Handel Usang Selat Utara; Jarak Sumber Air 420 Meter Jadi Kendala Utama

×

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Handel Usang Selat Utara; Jarak Sumber Air 420 Meter Jadi Kendala Utama

Share this article
Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Handel Usang Selat Utara; Jarak Sumber Air 420 Meter Jadi Kendala Utama

KAPUAS, pojokindonesia.com — Tim Gabungan Satgas Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Kapuas berhasil menuntaskan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Handel Usang, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Jumat (18/9/2026). Kebakaran ini menjadi salah satu dari sekian banyak titik api yang terus dipantau dan ditangani di tengah penetapan kabut asap sebagai Bencana Nasional.

Berdasarkan laporan resmi yang diterima, kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 08.11 WIB. Tanpa menunggu lama, Tim A dari Regu 1 segera berangkat menuju lokasi pukul 09.00 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.27 WIB. Operasi pemadaman berlangsung terus-menerus selama hampir 8 jam, mulai pukul 09.31 hingga akhirnya dinyatakan padam pukul 17.01 WIB. Tim kembali ke posko induk pukul 17.30 WIB.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±10 hektare, berupa lahan semak dan lahan kering. Dari luasan tersebut, tim berhasil memadamkan api serta melakukan pembasahan menyeluruh di area sekitar 180 meter persegi yang menjadi pusat kebakaran.

Dalam operasi ini dikerahkan:

– 1 unit kendaraan pengangkut personel Hilux milik BPBD Kapuas

– 1 unit kendaraan pemadam kebakaran

– Perlengkapan pendukung: selang 2,5 inci (3 gulung), selang 1,5 inci (14 gulung), nosel dan cabang masing-masing 2 buah

Salah satu kendala paling signifikan yang dihadapi tim di lapangan adalah jarak sumber air terdekat ke titik api mencapai 420 meter. Kondisi ini memperlambat proses penyaluran air, memaksa tim menyusun strategi pengaliran air secara bertahap agar tetap menjaga tekanan selama proses pemadaman berlangsung. Kondisi kekeringan akibat dampak El Nino turut menyulitkan, karena minimnya cadangan air di sekitar lokasi kebakaran.

Hingga kegiatan diakhiri, kondisi api dinyatakan telah padam sepenuhnya, meskipun masih terlihat asap putih tipis dari sisa pembakaran. Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari pemukiman warga sehingga dipastikan tidak mengancam keselamatan penduduk maupun bangunan.

Tim gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melakukan pembasahan menyeluruh di area sekitar titik api untuk mencegah kemungkinan api menyala kembali akibat suhu tanah yang masih panas dan angin kencang. Satgas tetap menempatkan personel dalam status siaga dan terus memantau kawasan tersebut guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Sejalan dengan imbauan Bupati Kapuas, masyarakat kembali diingatkan agar sama sekali tidak melakukan pembakaran lahan. Setiap tindakan pembakaran yang disengaja saat ini berpotensi memperparah kondisi yang sudah ditetapkan sebagai Bencana Nasional dan akan dikenakan sanksi hukum yang berat. Mari kita jaga lingkungan bersama demi keselamatan dan kesehatan seluruh warga Kabupaten Kapuas.uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *