BeritaEkonomi

Wajib Tera Alat Timbang di 61 SPPG untuk Jamin Akurasi Gizi

×

Wajib Tera Alat Timbang di 61 SPPG untuk Jamin Akurasi Gizi

Share this article
Wajib Tera Alat Timbang di 61 SPPG untuk Jamin Akurasi Gizi

Pemkot Banjarmasin Wajibkan Tera Alat Timbang di 61 SPPG untuk Jamin Akurasi Gizi

Banjarmasin, pojokindonesia.com –

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mewajibkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melakukan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP).

Langkah ini bertujuan memastikan ketepatan porsi makanan bergizi yang disalurkan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota H Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa akurasi alat timbang merupakan faktor krusial dalam menjaga kualitas pelayanan gizi. Ia menilai penggunaan alat yang tidak standar berpotensi merugikan anggaran daerah maupun penerima manfaat.

“Ketepatan alat ukur dan timbang menjadi aspek penting untuk menjamin kesesuaian porsi serta takaran bahan pangan. Kami ingin memastikan setiap gram nutrisi yang dialokasikan benar-benar sampai kepada penerima,” ujar Ichrom saat membuka sosialisasi di Ballroom Hotel Nasa Banjarmasin, Rabu (14/10/2026).

Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan, menjelaskan bahwa kota ini memiliki 61 unit SPPG. Karena keterbatasan kapasitas ruangan, sosialisasi kali ini diikuti oleh perwakilan dari 50 SPPG, dengan harapan mereka dapat meneruskan informasi kepada pengelola lainnya.

Ignasius menekankan bahwa kekurangan takaran yang terlihat kecil dapat terakumulasi menjadi defisit gizi yang signifikan jika dibiarkan. Oleh karena itu, seluruh alat UTTP harus menjalani verifikasi oleh petugas penera resmi.

“Tujuannya agar SPPG tertib administrasi dan teknis. Beberapa unit sudah melaksanakan tera ulang, namun kami targetkan seluruhnya patuh terhadap ketentuan kemetrologian,” jelasnya.

Pemko Banjarmasin berharap kegiatan ini meningkatkan kepatuhan pengelola SPPG terhadap regulasi metrologi. Dengan alat yang terkalibrasi secara akurat, pemerintah yakin dapat meningkatkan perlindungan konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap program pemenuhan gizi nasional. (akm/kha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *