Kab Kapuas

11 Titik Kebakaran Ditekan Seharian, Hotspot Capai 1.055 Satgas Kapuas Tetap Bersiaga

×

11 Titik Kebakaran Ditekan Seharian, Hotspot Capai 1.055 Satgas Kapuas Tetap Bersiaga

Share this article
11 Titik Kebakaran Ditekan Seharian, Hotspot Capai 1.055 Satgas Kapuas Tetap Bersiaga

KUALA KAPUAS, pojokindonesia.com — Situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan di Kabupaten Kapuas masih sangat mengkhawatirkan per Rabu, 7 Oktober 2026. Satuan Tugas Posko Induk Penanganan Darurat melaporkan penanganan di 11 titik kebakaran yang tersebar di delapan kecamatan, sementara jumlah titik panas harian melonjak mencapai 1.055 titik.

Jumlah Titik Panas Melonjak, Mantangai Paling Tinggi

Berdasarkan data harian per 7 Oktober 2026, tercatat 1.055 titik panas di seluruh Kabupaten Kapuas. Kecamatan Mantangai menjadi wilayah dengan sebaran tertinggi yaitu 848 titik, diikuti Timpah sebanyak 148 titik, Dadahup 13 titik, serta kecamatan lainnya. Secara kumulatif sejak awal tahun, total titik panas telah menembus 35.715 titik, dengan luasan lahan terbakar mencapai 3.788,80 hektare. Peringatan dini kekeringan meteorologis untuk dasarian pertama Oktober juga menempatkan Kapuas dalam kategori Awas.

11 Operasi Pemadaman Berjalan Seharian

Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, POLRI, BRIMOB, BPBD, Dinas Damkar, Manggala Agni, MPA, relawan, dan pemangku wilayah bekerja dari pagi hingga sore menekan api di berbagai lokasi.

Pada Selasa, 6 Oktober 2026, pemadaman dilakukan di Desa Maluen, Kecamatan Basarang pada lahan sekitar 0,003 hektare dengan kondisi api berhasil dipadamkan, meskipun akses menuju lokasi cukup sempit. Di Desa Sei Pitung, Kecamatan Kapuas Barat, kebakaran di lahan seluas sekitar 1 hektare juga telah dipadamkan, dengan kendala ketersediaan sumber air yang minim.

Sementara pada Rabu, 7 Oktober 2026, serangkaian pemadaman kembali dilaksanakan. Di Desa Basarang Jaya Kilometer 12, Kecamatan Basarang, kebakaran pada lahan sekitar 10 hektare masih belum sepenuhnya padam karena sumber air berada cukup jauh dari titik api. Di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Hampatung, Kecamatan Kapuas Hilir, lahan seluas sekitar 10 hektare berhasil dipadamkan meskipun masih menyisakan asap, dengan kendala sumber air yang sulit didapatkan.

Di Desa Lahei Mangkutup, Kecamatan Mantangai, kebakaran di lahan sekitar 1 hektare telah dinyatakan padam tanpa kendala berarti. Di Desa Puntik, Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, lahan sekitar 2 hektare berhasil dipadamkan, meskipun tim menghadapi kendala sumber air yang jauh serta arah angin yang berubah-ubah.

Di Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, kebakaran di lahan sekitar 1 hektare telah padam, namun tim harus bekerja dalam kondisi sumber air yang sulit, angin kencang, serta akses menuju lokasi yang sulit dilalui. Di Desa Saka Binjai A6, Kecamatan Kapuas Murung, lahan sekitar 2 hektare juga berhasil dipadamkan dengan kendala sumber air yang sulit, akses yang jauh serta sulit dilalui, dan angin yang kencang.

Pemadaman juga dilakukan di Desa Sei Pitung Rukun Warga 01, Kecamatan Kapuas Barat pada lahan sekitar 1 hektare yang kini telah padam, dengan kendala sumber air yang sulit. Di Dusun Tuanan, Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai, kebakaran pada lahan sekitar 25 hektare baru dapat dipadamkan sebagian seluas sekitar 1 hektare dan dinyatakan belum sepenuhnya padam, karena lokasi hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer serta ketersediaan air yang terbatas. Terakhir, di Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, kebakaran pada lahan sekitar 8 hektare baru dapat dipadamkan sebagian seluas sekitar 0,5 hektare dan masih belum padam, dikarenakan kebakaran tersebar di beberapa titik sekaligus.

Selain kegiatan pemadaman, Posko Induk juga menyalurkan bantuan air bersih ke Kelurahan Pulau Kupang. Posko lapangan di setiap kecamatan turut melaksanakan apel pagi maupun malam, serta patroli malam di wilayah-wilayah rawan untuk memantau situasi secara berkelanjutan.

Himbauan Kalaksa BPBD Kapuas

Menanggapi situasi yang masih kritis, Kalaksa BPBD Kapuas sekaligus Ketua Harian Posko Darurat, Pangeran S. Pandiangan, S.Hut., MM, kembali menyampaikan himbauan. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *