Akselerasi Penataan Utilitas Telekomunikasi dengan Uji Coba Tiang Bersama
BANJARMASIN, pojokindonesia.com –
Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat penataan utilitas telekomunikasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan wajah kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
Salah satu langkah nyata tersebut melalui rampungnya pemasangan dan perapihan tiang bersama di kawasan perempatan Kantor Pos, Jalan Lambung Mangkurat sejak Jumat, 17 Juli 2026 dan hingga kini masih berproses secara berkala.
Penataan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR untuk mengatasi keberadaan tiang dan kabel telekomunikasi yang selama ini terlihat semrawut, mengganggu estetika kota, serta berpotensi memengaruhi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pemasangan tiang bersama menjadi tahapan awal dalam penyederhanaan infrastruktur telekomunikasi di kawasan tersebut. Saat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin terus berkoordinasi dengan para pemilik jaringan fiber optik dan penyedia layanan telekomunikasi guna melakukan migrasi jaringan sekaligus merampingkan jumlah tiang eksisting agar utilitas perkotaan semakin tertata.
Proses penataan secara kolaboratif bersama sejumlah perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya. Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin bertanggung jawab membantu penyediaan infrastruktur tiang bersama di titik tersebut sekaligus mengatur lalu lintas selama proses pengerjaan. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin mengoordinasikan penyesuaian jaringan bersama para provider, sedangkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendukung pengamanan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin, Febpry Ghara Utama, mengatakan uji coba pemasangan tiang bersama merupakan langkah awal dalam membangun sistem utilitas telekomunikasi yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.
“Saat ini fokus kami adalah berkoordinasi dengan seluruh pemilik jaringan fiber optik untuk melakukan migrasi jaringan dan merampingkan tiang-tiang yang masih berdiri secara terpisah. Penataan ini membutuhkan komitmen bersama agar prosesnya berjalan bertahap tanpa mengganggu layanan kepada masyarakat,” ujar Febpry.
Menurutnya, penataan utilitas telekomunikasi tidak hanya bertujuan memperbaiki keindahan kota, tetapi juga menciptakan pemanfaatan ruang yang lebih efisien, meningkatkan aspek keselamatan, serta menghadirkan sistem pengelolaan jaringan yang lebih terintegrasi.
Ke depan, Pemerintah Kota Banjarmasin juga menyiapkan pengembangan sistem ducting atau jaringan utilitas bawah tanah sebagai arah penataan infrastruktur telekomunikasi jangka panjang. Sistem ini akan mampu mengurangi keberadaan kabel udara secara bertahap sehingga wajah kota menjadi lebih rapi, modern, dan adaptif terhadap perkembangan perkotaan.
Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis, melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyedia layanan telekomunikasi, dan seluruh pemangku kepentingan, penataan utilitas dapat terus memperluas ke titik-titik strategis lainnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mewujudkan visi Banjarmasin Maju Sejahtera, melalui pembangunan infrastruktur perkotaan yang tertata, modern, terintegrasi, serta mampu menghadirkan ruang kota yang aman, nyaman, indah, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (kha)












