BANJARBARU, pojokindonesia.com – Menjelang musim haji 2026, Bandara Internasional Syamsudin Noor memperkuat kesiapan layanan dengan menitikberatkan pada sistem operasional terintegrasi lintas instansi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran keberangkatan ribuan jemaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin.
Sedikitnya 6.758 jemaah yang tergabung dalam 19 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan diberangkatkan melalui bandara ini. Kloter pertama direncanakan lepas landas pada Kamis (24/4/2026) pukul 00.03 Wita.
General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menegaskan bahwa kesiapan tahun ini difokuskan pada penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan. Mulai dari maskapai Garuda Indonesia, Gapura, Balai Karantina Kesehatan (BKK), hingga Imigrasi dilibatkan dalam pemantapan operasi.
“Koordinasi sudah kami lakukan secara intensif dengan seluruh stakeholder untuk memastikan setiap tahapan berjalan lancar, terutama dalam pelaksanaan angkutan haji tahun ini,” ujarnya di sela kegiatan media gathering, Rabu (15/4/2026).
Salah satu strategi utama yang kembali diterapkan adalah sistem one stop service di asrama haji. Seluruh proses pemeriksaan, baik keamanan maupun imigrasi, diselesaikan sebelum jemaah tiba di bandara. Skema ini dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan di terminal keberangkatan.
Dari asrama haji, para jemaah akan diangkut menggunakan bus melalui jalur sisi udara (airside) langsung menuju pesawat. Proses boarding dilakukan melalui garbarata guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi.
Selain itu, penguatan pengamanan juga menjadi perhatian. Manajemen bandara menyiagakan sedikitnya delapan personel aviation security di asrama haji, serta dukungan tambahan di area terminal.
Meski operasional bandara tetap berlangsung hingga pukul 23.00 Wita, pihak pengelola memastikan fleksibilitas waktu melalui mekanisme perpanjangan operasional (extended advance) apabila diperlukan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Bandara Syamsudin Noor optimistis dapat memberikan layanan optimal bagi jemaah haji, sekaligus menjaga kelancaran operasional penerbangan selama musim haji berlangsung.
Editor: Ahim












