Guru HM Bakhiet Pertanyakan Apa yang Didapat dari Peringatan Maulid Nabi
Banjarmasin, pojokindonesia.com
Ulama kondang Kalsel, Tuan Guru Haji Muhammad Bakhiet AM mempertanyakan kepada jamaah, apa yang mereka dapat dari sekian kali hadir di majelis Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.
Pertanyaan itu dia lontarkan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, Sabtu malam (19/9/2026) di Masjid Nurul Muhibbin, Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
Menurut da’i sejuta umat ini, setiap kali menghadiri peringatan maulid, dapat mengambil hikmah, membawa berkah dan menambah ilmu, serta menabah keecintaan terhadap Rasulullah saw, dan sejatinya ketika pulang membawa dampak positif, ada perubahan perilaku, akhlak, moral, dan etika.
“Karena Rasulullah saw merupakan figur suri teladan (uswatun hasanah) kita, maka ikutilah beliau, sedapat mungkin berakhlaq seperti beliau,” kata Guru Bakhiet menekankan.
⁶Akhlaq Nabi saw itu, lanjutnya, mencakup 24 jam kehidupan, sejak bangun tidur, masuk toilet, makan, bepergian, bekerja, berdagang, beribadah, hingga kembali tidur.
“Tidak hanya itu, beliau juga mengajarkan akhlaq kepada Tuhan, kepada nabi, keluarga, anak, istri, orangtua, tetangga sesama muslim dan nonmuslim, anak-anak dan remaja, para orang tua, kepada hewan dan tumbuh-tumbuhan, bahkan perang pun ada adabnya, hingga kepada musuh sekalipun,” urainya di hadapan ribuan jamaah yang datang dari berbagai pelosok kabupaten/kota. (kha)











