Kab Kapuas

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Bupati Kapuas Safari Sholat Jumat, Salurkan Bantuan, dan Tinjau Wilayah Terdampak

×

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Bupati Kapuas Safari Sholat Jumat, Salurkan Bantuan, dan Tinjau Wilayah Terdampak

Share this article
Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Bupati Kapuas Safari Sholat Jumat, Salurkan Bantuan, dan Tinjau Wilayah Terdampak

KUALA KAPUAS, pojokindonesia.com – Di tengah situasi cuaca yang masih kering, hujan belum merata, serta kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, Bupati Kapuas H. Muhammad Wijatno didampingi Sekretaris Daerah, Wakil Ketua I DPRD, Asisten III, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menempuh perjalanan meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga di wilayah-wilayah terdampak kekeringan dan Karhutla.

Perjalanan dimulai dari Masjid Suhada, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Usai melaksanakan sholat Jumat, Bupati berdialog langsung dengan pengurus masjid sekaligus menyerahkan bantuan guna mendukung kebutuhan kegiatan masjid. Langkah sederhana ini menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.

Tak berhenti di situ, rombongan kemudian berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain — mencakup Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup, hingga Mantangai — untuk menyalurkan bantuan pangan bagi warga yang terdampak kekeringan dan Karhutla.

“Saya berharap dengan kondisi Karhutla ini, kita bisa bersama-sama berupaya meminimalisir kebakaran. Dampaknya luar biasa, seperti yang kita lihat sendiri — yang seharusnya terang dan cerah, kini diselimuti kabut.” — Bupati Kapuas, H. Muhammad Wijatno

Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait bersatu mencegah pembakaran lahan, mengingat dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua.

Terkait bantuan yang diserahkan, beliau berharap dapat meringankan beban warga:

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan berkah bagi Bapak-Ibu sekalian.”

Setelah penyerahan bantuan, perjalanan berlanjut ke Desa Katunjung, Kecamatan Mantangai. Di sana, Bupati disambut Kepala Desa dan warga, lalu duduk bersama mendengarkan aspirasi secara langsung — mulai dari kondisi wilayah, kebutuhan mendesak, hingga persoalan pembangunan dan akses infrastruktur.

Dari Katunjung, rombongan melanjutkan perjalanan meninjau kondisi jalan menuju Kecamatan Timpah, berjarak sekitar 140 km dari Mantangai. Meski medan yang dilalui tidak mudah, Bupati ingin memahami langsung tantangan yang dihadapi warga di wilayah terjauh tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas akan memprogramkan peningkatan infrastruktur jalan tersebut. Mudah-mudahan pada tahun 2027 dan 2028 nanti dapat terealisasi, agar kendaraan sudah bisa melintas dengan lancar menuju Timpah dan sebaliknya.” — harap Bupati Kapuas

Kehadiran langsung Bupati beserta jajaran menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah bukan sekadar soal kebijakan di ruangan, melainkan kepedulian nyata agar warga tidak merasa menghadapi masa sulit sendirian. Pemerintah juga berkomitmen menginventarisasi kebutuhan warga serta mengidentifikasi kondisi wilayah, guna mempermudah kegiatan dan aktivitas warga demi pemerataan pembangunan berkelanjutan, dalam rangka mewujudkan “Kapuas Bersinar”.uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *