MARABAHAN, pojokindonesia.com– Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Barito Kuala di Kecamatan Cerbon, Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 263 peserta didik baru dari 16 kecamatan di Kabupaten Barito Kuala mengikuti MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Kehadiran SRT 1 Batola diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para peserta didik yang mulai menempuh pendidikan di SRT 1 Batola.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Barito Kuala sekaligus wujud sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial, dan program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah kesempatan emas untuk mencetak generasi emas penerus bangsa. Kita yakin, dengan pendidikan berasrama ini, anak-anak kita akan mampu meraih keberhasilan yang mungkin belum pernah terbayangkan sebelumnya. Teruslah bersekolah hingga jenjang yang tinggi, sayangi guru, dan jadikan diri kalian kebanggaan orang tua,” ujar Bahrul Ilmi.
Sementara itu, Person in Charge (PIC) Kementerian Sosial Iskandar Mehdy Al-Farouqi menjelaskan, pembangunan SRT 1 Batola merupakan hasil proses panjang yang dimulai sejak audiensi pada Mei 2025.
Sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 6,7 hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, di antaranya asrama, laboratorium, serta rumah susun bagi guru.
“Pembangunan ini merupakan kontrak multiyears 2025–2026 yang dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” jelas Iskandar.
Ia menambahkan, pada Tahun Ajaran 2026/2027, SRT 1 Batola menerima 263 siswa yang berasal dari 16 kecamatan di seluruh Kabupaten Barito Kuala.
Pembukaan MPLS berlangsung khidmat dan semarak. Rangkaian kegiatan diisi dengan penampilan paduan suara, pengalungan tanda peserta MPLS secara simbolis oleh Bupati Barito Kuala, serta peninjauan langsung sarana dan prasarana sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barito Kuala, Penjabat Sekretaris Daerah, kepala SKPD, para camat se-Kabupaten Barito Kuala, serta perwakilan Kementerian Sosial.
Dengan dimulainya MPLS, SRT 1 Batola diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga lingkungan pendidikan yang mampu membentuk karakter, kemandirian, dan masa depan peserta didik.
Ahim












