MARABAHAN, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Selidah Marabahan, Senin (6/4/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Kuala, Moch. Aziz, S.Sos, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi mengacu pada DPA Kesbangpol 2026, Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, serta Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
“Seleksi ini bukan sekadar baris-berbaris, tetapi juga untuk membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, memiliki jiwa kepemimpinan, serta cinta tanah air,” ujarnya.
Sebanyak 164 peserta mengikuti seleksi tahun ini, terdiri dari 73 putra dan 91 putri. Mereka merupakan pelajar terbaik tingkat SLTA sederajat, meliputi SMA, SMK, MA, hingga pondok pesantren dari seluruh wilayah Barito Kuala.
Proses seleksi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 April 2026, bertempat di Aula Selidah dan Lapangan 5 Desember Marabahan.
Untuk menjamin objektivitas, tim penilai melibatkan berbagai unsur profesional, di antaranya Kesbangpol dan Bagian Hukum Setda untuk aspek administrasi dan hukum, Kodim 1005 Barito Kuala serta Polres Barito Kuala untuk kesamaptaan dan PBB, tenaga medis untuk kesehatan, serta psikolog dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) untuk penilaian kepribadian dan bakat.
Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, secara resmi membuka kegiatan dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelajar.
“Kalian adalah sumber daya manusia potensial. Persiapkan fisik dan mental dengan baik. Saya yakin kalian mampu melewati setiap tahapan dan membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.
Bupati juga menekankan kepada tim seleksi agar menjalankan tugas secara profesional dan sesuai aturan guna menghasilkan calon Paskibraka yang berkualitas.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kesbangpol, kepala sekolah, guru pembimbing, serta orang tua yang telah mendukung para peserta mengikuti seleksi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga dalam membentuk karakter serta memantapkan diri sebagai generasi penerus bangsa.
Rel












