Kapuas, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan visi dan misinya “KAPUAS BERSINAR” terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dalam wilayah Kabupaten di tujuh belas kecamatan dan dua ratus tiga puluh satu desa agar terkoneksi secara merata untuk wujudkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Bupati Kapuas H M Wiyatno SP dalam Jumpa Pers (Coffee Night) di sebuah Cafe Pada Senin,04/05/2026 Malam.
Turut Hadir Sekda DR Usis I Sangkai S.Hut.,M.Si,Kadis PUPR H Hargatin ST.MT dan Kadis Perhubungan Teras ST.MT serta sejumlah awak media dari PWI,SMSI,IJTI dan PWRI.
Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno SP, menyampaikan Program Infrastruktur yang dibangun mulai Tahun 2025 akan segera terkoneksi dan fungsional secara menyeluruh di Tahun 2028.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas melalui Kadisnya H Hargatin ST.MT kondisi dan perkembangan pembangunan jalan di Kabupaten Kapuas secara keseluruhan serta berdasarkan status pengelolaannya, jalan di wilayah ini terbagi menjadi tiga, yaitu jalan nasional sepanjang 202 km, jalan provinsi sepanjang 968 km, dan jalan kabupaten Sesuai keputusan terbaru tahun 2026 Nomor 131 Tahun 2026, panjang jalan kabupaten mencapai 2.500 km. Sehingga total keseluruhan jalan yang ada di Kabupaten Kapuas kurang lebih 2.800 km.
Khusus untuk jalan menuju Pelabuhan Batanjung yang menghubungkan Desa Tarung Manuah, Kecamatan Basarang, terdapat dua jalur. Pertama, jalur yang melintasi permukiman dan berdekatan dengan aliran Sungai Kapuas. Kedua, jalur khusus angkutan yang disebut jalur tol, dengan panjang total sekitar 54,6 km.
Untuk pembangunan jalan Jalur Basarang-Batanjung tersebut,Sebelum tahun 2025 sudah terbangun badan jalan sepanjang 400 meter yang ditingkatkan menggunakan tanah urug.
Dimulai pada tahun 2025 pembangunan dilanjutkan sepanjang 28,6 km sehingga total badan jalan yang sudah terbangun mencapai sekitar 29 km.untuk sisa yang akan dikerjakan untuk mencapai Basarang – Batanjung agar terkoneksi sepanjang 54,6 km hanya kurang lebih 25 km lagi.
Rencana tahapan selanjutnya Tahun 2026 akan dilakukan Penyelesaian seluruh pembangunan badan jalan Basarang – Batanjung kemudian Tahun 2027 dilanjutkan dengan Pembangunan jembatan dan bangunan pelengkap lainya, serta dilakukan peninggian dan pengerasan permukaan jalan tersebut dan akan fungsional dan bisa dilewati kendaraan Roda empat dan Roda dua dari arah Basarang ke Batanjung dan sebaliknya dalam rangka membuka akses bagi masyarakat setempat untuk mempermudah transportasi orang dan barang agar perekonomian bergerak dengan mudah dan cepat.
Kemudian di Tahun 2028–2029: Direncanakan mulai dilakukan pekerjaan pengaspalan.”Sebut H Hargatin.
Bupati Kapuas H Wiyatno SP dalam Jumpa Pers menegaskan kembali tentang pembangunan jalan yang telah dilaksanakan dan telah terkonesi di Tahun 2025 adalah Batanjung – Kuala Kapuas – Mantangai – Timpah – Pujon – Pasak Talawang – Sei Hanyo hingga Sei Pinang dapat fungsional secara menyeluruh pada Tahun 2028 dengan sudah aspal. progres pembangunan yang mulai berjalan dalam satu tahun masa kepemimpinannya sekarang ini. Fokus awal diarahkan pada penataan kota dan peningkatan akses jalan, baik di dalam kota maupun antar kecamatan.
Pada 2025, pemkab telah melakukan pelebaran sejumlah ruas jalan perkotaan, penataan lampu penerangan, serta peningkatan akses penghubung antar wilayah. Program itu menjadi fondasi untuk percepatan pembangunan di tahun-tahun berikutnya. Memasuki 2026, pembangunan dilanjutkan dengan penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan serta pembukaan jalur baru.
Beberapa akses strategis lainya juga mulai dibuka untuk memperkuat konektivitas, termasuk menuju kawasan Basarang ke Mandomai (Kecamatan Kapuas Barat) dan jalur penghubung lainnya.
Mendatang pada Tahun 2027, pemerintah daerah akan memfokuskan penyelesaian jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga peda. uhkps












